Tentara Nasional Indonesia (TNI) turut membantu memulangkan 84 warga Negara Indonesia (WNI) terduga Korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang bekerja di Sektor Online Scamming di Myanmar melalui Bandara Don Mueang Bangkok, berapa waktu yang lalu.
Atase Pertahanan (Athan) Republik Indonesia (RI) di Bangkok, Kolonel Cke Faisal R Hutagalung, menuturkan bahwa tim pemulangan WNI terlibat aktif dalam menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak- pihak militer Thailand yang bertugas di Maesot, perbatasan Myanmar.
Baca juga: Oknum Ditres PPA dan PPO Polda Jatim Diduga Hendak Peras Saksi Rp 200 Juta
Athan RI yang bertugas di Bangkok Thailand ini juga turut melakukan pendampingan pemulangan para WNI sejak dari Myawaddy Myanmar hingga tiba di Jakarta.
Baca juga: TNI AL Sikat Mafia BBM Ilegal yang Gunakan 2 Kapal Tanker
Dirinya menambahkan proses pemulangan sejumlah WNI tersebut terlaksana melalui upaya panjang yang mensinergikan berbagai pihak termasuk TNI.
“Keberhasilan pemulangan WNI ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi warga negara yang membutuhkan, dan TNI akan selalu bersinergi dengan berbagai pihak terkait untuk kepentingan Bangsa dan negara,” ungkapnya.
Baca juga: Zeindy Kurniawan Dipenjara Karena Berangkatan Pekerja Migran Indonesia Ilegal
Untuk diketahui, 84 WNI yang terdiri dari 69 pria dan 15 wanita ini terlebih dahulu diseberangkan melalui perbatasan Myanmar –Thailand. Selanjutnya direpatriasi ke Jakarta melalui Bandara Donmeuang Bangkok. Direktorat Perlindugan WNI Kementrian Luar Negeri selaku leading sector bahu membahu dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yangon dan KBRI Bangkok untuk menjamin pemulangan tersebut bisa terlaksana dengan baik. (*)
Editor : Bambang Harianto