Seorang guru di Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, ditrabak kendaraan dump truk pengangkut material tambang. Kecelakaan pada Selasa (22/8/2023) sekitar pukul 06.50 WITA tersebut mengakibatkan korban dirawat di rumah sakit.
Andy Tb selaku saksi mata di lokasi kejadian tersebut menjelaskan, kecelakaan yang melibatkan dump truk nomor polisi DK 8892 SA dan motor tersebut terjadi di jembatan Desa Belo.
Baca juga: PUSAKA Dorong Polisi Usut Tewasnya Bocah di Bekas Tambang PT Gorip
Dump truck Eka Praya yang mengambil galian C di bendungan datang dari arah Dusun Menyan dan seorang guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Jereweh berboncengan dari arah berlawanan diserempet oleh dump truck tersebut.
Baca juga: Polres Klaten Dinilai Lamban Tangani Laporan Kasus Tambang
"Padahal sepeda motor yang dikendarai sudah berusaha keluar dari badan jalan. Saat kejadian saya baru lewat dari lokasi kejadian sekitar 10 meter," jelasnya.
Atas kejadian tersebut, dia mengingatkan kepada semua sopir yang mengangkut galian C supaya tidak mengendarai kendaraan semaunya karena akses jalan tersebut milik masyarakat bukan akses perusahaan.
Baca juga: Aktivis Lingkungan Dipolisikan Pengusaha Tambang di Polda Jawa Tengah
"Sopir dump truck tidak memiliki SIM, korban 3 orang termasuk anak balita. Dan korban ialah pak guru dirujuk ke RS karena diduga terjadi dislokasi di lengan kanan bagian atas," jelasnya. (dry)
Editor : S. Anwar