Telkom Indonesia menggelar pelatihan jurnalistik selama 2 hari, mulai Rabu hingga Kamis, 23 sampai 24 Agustus 2023. Dalam pelatihan ini, Telkom berkolaborasi dengan Publisiana.
Hari pertama pelatihan jurnalistik menghadirkan narasumber antara lain Rustam F Mandayun, Moch Taufiqurrahman, dan Imam Wahyudi. Ketiga narasumber tersebut berasal dari Publisiana.
Baca juga: Jurnalisme Konstruktif oleh Bonn Institute
Memasuki hari ke-2 Pelatihan Jurnalistik Telkom Indonesia, menghadirkan Trainer Publisiana sekaligus wartawan senior nasional, yakni Nanang Junaedi, yang memaparkan materi ‘Penulisan Berita dengan Bahasa Jurnalistik’, pada Kamis (25/08/223).
Nanang Junaedi memaparkan, agar tulisan jurnalistik profesional dengan bahasa yang baik tentu harus dipraktekkan terus menerus, jangan pernah bosan dan berhenti menulis.
Nanang menerangkan, yang diutamakan dalam menulis berita adalah pengungkapan fakta. Sementara dalam penulisan feature kita bisa memakai teknik mengisahkan sebuah cerita
Baca juga: Teknik Hamburger Cara Efektif Menyampaikan Pesan yang Melekat dan Meyakinkan
“Penulisan berita dengan bahasa jurnalistik yang baik menentukan nilai berita itu sendiri,” ujar Nanang Junaedi di Lt.12 Aula Telkom Lendmark Tower Surabaya, Kamis (24/08/2023).
Selain itu, jelas Nanang, memaparkan bagaimana jurnalis menulis feature, dimana feature memungkinkan tulisan bercerita dengan tetap menomorsatukan data dan fakta.
Baca juga: Oknum Polsek Gempol Diduga Jadi Petugas Keamanan Proyek Galian Kabel
Ada 4 bagaimana menulis feature, yaitu Faktual, Keterlibatan Emosional, Berkisah, dan Akurat.
“Sementara ada 4 tips menulis feature yang baik pertama, membuat outline atau kerangka, menulis teras, dan menulis body atau isi dari tulisan feature itu sendiri,” pungkas Nanang Junaedi. (dit)
Editor : S. Anwar