Alasan Sabrina Chairunnisa Menceraikan Deddy Corbuzier

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Sabrina
Sabrina
grosir-buah-surabaya

Sabrina bukan hanya model, bukan hanya raga yang dipamerkan, tapi juga kemampuan intelektualnya, dia hamparkan. Mahasiswa program doktoral (S3) Universitas Indonesia, Ilmu Komunikasi ini, baru saja menyelesaikan program Summer School di Yonsei University, Korea Selatan pada Agustus 2025.

Jelang tanggal kelahirannya, 19 November, ia memaklumatkan perceraiannya dengan Deddy Corbuzier, seorang badut yang sering wira wiri di Youtube. Pacaran sembilan tahun, berumah tangga hanya tiga tahun (menikah 6 Juni 2022). Sabrina melayangkan gugat cerai ke Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa.

Gugatan itu didaftarkan pada 16 Oktober 2025. Dia minta proses sidang harus dirahasiakan, tertutup.

Perempuan kelahiran Medan, 19 November 1992 dari pasangan Irwan Hasbullah dan ibu Aminah Nasution ini, peraih 3rd Runner-Up pemilihan Puteri Indonesia 2011, memang layak tuk bangkit, tuk menegakkan benang basah. Sulit tapi bisa.

Tetap sabar ya Sabrina. Nama ini bisa merujuk ke kata sabar atau Sabrina (bahasa Latin) juga bisa dimaknai Mawar Putih atau sungai terpanjang di Britania Raya, 354 Km, Sungai Severn.

Ada legenda di balik nama Sabrina, Sungai Severn ini. Konon nama Sabrina, yang digunakan oleh bangsa Romawi ini, berasal dari seorang putri yang tenggelam di sungai Severn dan diyakini menjadi ruh atau dewi sungai.

Jika nama Sabrina bersandar pada makna sabar atau batas, sejatinya makna nama tersebut sedang merajut tentang kehidupan Sabrina. Dan jika kata Sabrina dilekatkan pada kata Chairunnisa, ia adalah gambaran sebaik-baiknya perempuan yang punya batas kesabaran.

Membangun biduk rumah tangga itu tak mudah. Penuh onak dan duri, penuh nanah dan darah. Allah meminta kedua belah pihak harus saling menjaga ketenangan. Ingat, dua pihak bukan satu pihak. Itu tersurat di pertengahan surat Ruum ayat 21.

Ya membangun bahtera berumah tangga itu, tak mudah. Banyak ombak dan gelombang datang menerjang pagar rumah. Meredam ombak dan gelombang itu, agar bisa menepi di pantai pelabuhan akhirat.

Pernyataan Deddy dan Sabrina,
"Setelah perjalanan yang panjang dan penuh pemikiran, kami berdua sepakat untuk menempuh jalan hidup yang terpisah. Bukan karena amarah, tapi dari cinta, kejujuran, dan kedamaian". (*)