Indeks Pembangunan Manusia Gresik Naik Signifikan di Tahun 2024

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Pelatihan yang digelar Disnaker Gresik
Pelatihan yang digelar Disnaker Gresik
grosir-buah-surabaya

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur pencapaian pembangunan manusia di suatu wilayah. Meskipun tidak mencakup seluruh dimensi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dianggap efektif dalam mengukur tiga dimensi utama dari pembangunan manusia.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berperan sebagai indikator penting dalam menilai keberhasilan upaya peningkatan kualitas hidup manusia (masyarakat atau penduduk). Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga dapat digunakan untuk menentukan peringkat atau tingkat pembangunan suatu wilayah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)dibentuk oleh tiga dimensi dasar kebutuhan manusia, yaitu umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge), dan standar hidup yang layak (decent standard of living).

Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gresik menunjukkan tren peningkatan yang konsisten setiap tahunnya. Dalam periode tahun 2020 hingga 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gresik mengalami kenaikan yang signifikan, dimulai dari 76,59 pada tahun 2020 dan meningkat menjadi 78,93 pada tahun 2024.

Jika dibandingkan dengan angka Provinsi Jawa Timur dan nasional, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gresik selalu lebih tinggi selama lima tahun terakhir, yang menandakan bahwa Kabupaten Gresik telah berhasil melampaui rata-rata provinsi dan nasional dalam hal pembangunan manusia.

Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan Kabupaten Gresik dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakatnya, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, maupun standar hidup yang layak. Kenaikan yang stabil ini menunjukkan bahwa upaya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, baik di sektor kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi, mulai memberikan hasil yang positif bagi kesejahteraan masyarakat. (*)