Sejarah Gerak Jalan Mojokerto Surabaya

avatar Arif yulianto
  • URL berhasil dicopy
Gerak Jalan Mojokerto Surabaya
Gerak Jalan Mojokerto Surabaya
grosir-buah-surabaya

Gerak jalan Mojokerto - Surabaya (Mojosuro) rutin digelar tiap tahunnya. Di tahun 2025 ini, Gerak jalan Mojokerto - Surabaya dilaksanakan pada 15 - 16 November 2025.

Ribuan peserta ikut memeriahkan Gerak jalan Mojokerto - Surabaya (Mojosuro), yang start dari lapangan Raden Wijaya Surodinawan, Jalan Surodinawan nomor 74, Mergelo, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Jika di tahun-tahun sebelumnya menempuh rute di Jalan Trosobo hingga Pasa Sepanjang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, untuk tahun 2025 ini ada pengalihan rute. Hal ini disebabkan karena ada perbaikan jalan di Jalan Trosobo.

Maka rute dialihkan setelah melewati Kecamatan Krian menuju rute ke arah Driyorejo (Kabupaten Gresik). Beberapa pos yang dilalui peserta Gerak jalan Mojokerto - Surabaya ialah :

Pos 1 di kantor Kepala Desa Singkalan.
Pos 2 di SMP Negeri 1 Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Pos 3 Kantor Kepala Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.
Pos 4 Kantor Kelurahan Kedurus, Kota Surabaya.

Finish di Tugu Pahlawan Surabaya.

Antusiasme masyarakat untuk mengikuti Gerak jalan Mojokerto - Surabaya ini mulai tampak saat pendaftaran yang dibuka sejak 28 Oktober 2025 sampai 14 November 2025. Ribuan peserta mendaftar, baik perorangan ataupun kelompok.

Bagi yang sudah mendaftar pengambilan nomor dada pada 7 -14 November 2025 di kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur, Jalan Kayoon nomor 56 Surabaya dan pada 15 November di Lapangan Surodinawan, Kota Mojokerto.

Gerak jalan Mojokerto - Surabaya ini hampir tiap tahun digelar, kecuali pada tahun 2020 dan 2021 pada saat Indonesia dilanda covid-19.

Gerak jalan Mojokerto - Surabaya merupakan kegiatan yang dikaitkan dengan perjuangan para Pahlawan Republik Indonesia.

Gerak Jalan Pahlawan, atau yang lebih dikenal dengan Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya, dimulai pada tahun 1955, dalam rangka memperingati perjuangan Arek-arek Surabaya dalam pertempuran 10 November 1945 melawan Belanda.

Saat pertama kali digelar, rute Gerak Jalan Pahlawan dimulai dari Pandaan-Surabaya. Kemudian pada tahun 1959, rute diubah menjadi Mojokerto-Surabaya. Perubahan itu dilakukan untuk mengenang pertahanan di sektor barat.

Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya sempat berhenti pada 1965-1967 akibat Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S PKI). Setelah itu, kembali digelar hingga kini oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. (*)