Kompol Kanisius Franata, Kapolsek Taman Sidoarjo Dihujat Netizen
Kompol Kanisius Franata selaku Kepala Sektor Kepolisian (Polsek) Taman, Kabupaten Sidoarjo, bermaksud ingin berbagi kebahagiaan dengan memposting keakraban keluarga di media sosial Instagram. Tapi yang terjadi malah memicu hujatan netizen.
Dalam instagram dengan akun @ kanisiusf, Kompol Kanisius Franata bersama istri dan anaknya memposting kebersamaan di ruangan kerjanya di Polsek Taman. Postingan tersebut disertai narasi “Di balik tugas seorang Polisi, ada keluarga kecil yang selalu jadi alasan untuk pulang.”
Namun, justru hujatan dan kritik bertubi-tubi dialamatkan di komentar postingan tersebut. Tak lama berselang, postingan tersebut dihapus dan akun Instagram @ kanisiusf disetting privat.
Hujatan tersebut dipicu adanya beberapa koleksi action figure yang melengkapi ruangan kerja putra daerah asal Kalimantan Barat tersebut sekaligus anak pertama dari Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan. Netizen juga menyoal kursi gaming seharga jutaan rupiah yang diduduki Kompol Kanisius Franata.
“Mau pamer keharmonisan dengan keluarga, polisi ini malah blunder. Netizen kita memang jeli. Fokus ke background fotonya. Action figure Kursi gaming. Ini mau kerja atau mau main-main? Penasaran, mau cek akun IG-nya; ternyata sudah di-private. Banyak komentar dari netizen di aplikasi Threads. Lihat deh sebelah kiri banyak figure, kebayang kan kenapa masalah di Indonesia ngak selesai selesai, aparatnya main figure njir di kantor,” tulis akun X (Twitter) @narkosun yang dipost pada Senin, 16 Maret 2026.
Di akun Thread, banyak komentar yang menghujat postingan Kompol Kanisius Franata. Komentar juga mempertanyakan kinerja Polsek Taman dalam mengungkap kasus atas dasar laporan warga.
“Ini Posek Taman Sidoarjo bukan??? Kl iya laporan sodara saya tentang pencurian dirumahnya 4 bulan g ada kabarnya nih. Bahkan udah ada bukti CCTV dan pelaku juga ada datanya dan fotonya juga (Yg nyuri pegawainya sodara aku) kerugiannya juga besar sekitar 150jutaan,” tulis Akun Thread @ xoxobeehee.
Pengguna Thread lainnya juga mempertanyakan laporannya yang tidak jelas status hukumnya di Polsek Taman.
“Ini serius polsek taman? Laporan aduan saya sampai sekarang gak jelas nasibnya,” tulis akun Thread @ mata.sukma.
Kritikan juga ditulis oleh akun Thread @ littleforest.infpt. Tulisnya : “hampir nggak ada polisi di dunia yg ruang kerjanya kayak gini, kbanyakan tetap formal & minimalis kenapa?? Krn Profesionalisme & citra resmi Polisi itu simbol negara dan hukum. Ruang formal & minimalis bikin kesan serius, disiplin, & profesional. Kalau terlalu banyak dekorasi kursi gaming, bisa dianggap tidak serius... Beda kalau kalian bukan ASN, bkn orng2 yg dgaji dr Pajak Rakyat”.
Bahkan, ada yang mempertanyakan gaji Polisi.
“gaming, action figure di kantor kepolisian, ga mungkin dong di beli nya dari gaji bulanan,” tulis akun Thread @ riz36aKursi.
Sebaliknya, ada netizen yang membela Kompol Kanisius Franata selaku Kapolsek Taman. Seperti akun Thread @ why.ddiy, yang menulis : “Ngga ada kaitannya , semua org bebas koleksi apapun , justru pria yg memiliki hobi yg jelas misal koleksi mainan, mofif motor, jd terhindar dr kegiatan negatif, jatohnya elu aja yg iri ngga bisa punya action figure ky gt.”
Pembelaan juga diutarakan akun Thread @ mddzikirr.
“Ga ada hubungan nya sama kerjaan, itu cuma hobby dan ga negatif juga wajar. Ga ada masalah.” (*)
Editor : Redaksi