Dugaan Penyelewengan Banpol DPC PDIP Pasuruan, PAC Lapor ke BPKP Jatim

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Ketua PAC PDIP Bangil, Idrus Harun
Ketua PAC PDIP Bangil, Idrus Harun
grosir-buah-surabaya

Kasus dugaan penyelewengan bantuan politik (banpol) di Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia (DPC PDIP) Kabupaten Pasuruan senilai Rp 1,9 miliar terus menggelinding di ranah hukum. Setelah sejumlah pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan, terkini, PAC PDIP di Pasuruan melayangkan surat ke BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Jawa Timur (Jatim).

Hal itu ditegaskan oleh Ketua PAC PDIP Bangil, Idrus Harun kepada wartawan pada Selasa petang (8/4/2026). Idrus Harun melayangkan surat laporan ke BPKP Jatim agar lembaga tersebut mengaudit keuangan DPC PDIP Kabupaten Pasuruan.

"Intinya, kami minta pihak BPKP Jawa Timur untuk melakukan audit ulang dana Banpol di DPC PDIP tahun 2022 dan 2024," pinta Idrus Harun. 

Idrus Harun menduga, ada penyelewengan dana banpol di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan. Selain itu, Idrus Harun meminta data pencairan dana banpol untuk tahun 2026 ini. Hal ini mengingat proses hukum terus berjalan di Kejari Kabupaten Pasuruan.

"BPKB Jatim harus segera melakukan audit ulang soal penggunaan dana banpol," tegasnya lagi. 

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Ferry Hary Ardianto menyatakan akan mengusut kasus dugaan penyelewengan dana bantuan politik (banpol) tersebut. Saat ini, pihak Kejari Kabupaten Pasuruan masih melakukan penyelidikan dengan melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket). 

Meskipun sudah dilaporkan ke Kejari Kabupaten Pasuruan, hingga saat ini pihak Kejari Kabupaten Pasuruan belum melakukan panggilan satu orang pun di pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan. Publik masih menunggu keseriusan pihak Kejari Kabupaten Pasuruan dalam mengusut kasus dugaan penyelewengan dana bantuan politik (banpol) di tubuh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan. (dik)