Mengenang Maskapai Penerbangan di Indonesia yang Berhenti Operasi
Langit di Indonesia pernah dihiasi dengan sejumlah maskapai penerbangan memudahkan mobilitas masyarakat. Selain harga tiket terjangkau bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, layanannya pun banyak diapresiasi.
Namun karena tidak kuat persaingan, akhirnya maskapai tersebut berhenti beroperasi. Apa saja maskapai penerbangan tersebut ? Berikut rangkumannya seperti dilansir dari Kokpit Kita.
1. Mandala Airlines
Mandala Airlines resmi berhenti beroperasi pada Desember 2011. Mandala Airlines didirikan tahun 1969 dengan nama PT Mandala Airlines.
Mandala Airlines memulai operasi dengan pesawat sewaan vickers viscount. Dulu terkenal dengan rute-rute perintis di Indonesia Timur.
Dalam perjalannya bisnisnya, Mandala Airlines menghadapi krisis dan menjadi partner Tiger Airways.
2. Indonesia Airlines
Indonesia Airlines pernah meramaikan bisnis penerbangan di Indonesia. Setelah bertahun-tahun melayani masyarakat Indonesia, operasional Indonesia Airlines dihentikan pada Oktober 1999.
Beberapa fakta unik dalam Indonesia Airlines, yaitu menyajikan makanan khas Indonesia. Menu di Indonesia Airlines sering menampilkan masakan lokal yang lezat, seperti rendang dan gado-gado untuk penumpangnya
Seragam kru pesawat Indonesia Airlines juga elegan. Terinspirasi pakaian tradisional seperti Kebaya sangat dihargai dan ikonik.
Indonesia Airlines melayani rute domestik yang luas. Indonesia Airlines menghubungkan kota-kota besar dan kecil di seluruh Indonesia, termasuk mempromosikan pariwisata.
Indonesia Airlines dikenal dengan layanan ramah. Banyak penumpang mengenang keramahan dan kehangatan kru Indonesia Airlines. Dan yang dikenang lagi, Pesawat Indonesia Airlines dicat dengan skema warna yang menarik, sering kali ada unsur seni dan budaya Indonesia.
3. Merpati Nusantara Airlines
Merpati Nusantara Airlines resmi berhenti beroperasi pada Februari 2023. Indonesia Airlines didirikan pada 6 September 1962, sebagai maskapai regional milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Merpati Nusantara Airlines dikenal dengan sebutan jembatan udara karena rute perintisnya. Ada 150 destinasi domestik.
Merpati Nusantara Airlines menggunakan pesawat seperti Twin Otter, CASA 212, dan Bae ATP. Merpati Nusantara Airlines memiliki jaringan internasional ke Darwin, Timor Leste, dan Kuala Lumpur.
Logo burung merpati di badan pesawat Merpati Nusantara Airlines melambangkan ketulusan dan kesetiaan melayani negeri.
Merpati Nusantara Airlines dinyatakan pailit dan dibubarkan resmi pada tahun 2023, sesuai Peraturan Pemerintah nomor 8 tahun 2023.
4. Batavia Airlines
Batavia Airlines resmi berhenti beroperasi pada Januari 2013.
Batavia Airlines didirikan pada tahun 2002 sebagai maskapai swasta di Indonesia. Batavia Airlines pertama kali menggunakan pesawat Boeing 737-200.
Batavia Airlines pernah menjadi salah satu maskapai dengan jaringan domestik terluas. Dikenal dengan sebutan 'Merpati' oleh penumpang karena logo burung.
Batavia Airlines mengoperasikan rute ke Singapura dan beberapa kota di China.
Kemudian Batavia Airlines diumumkan pailit pada Januari 2013 setelah bertahun-tahun merugi. Banyak armada pesawatnya menganggur di bandara setelah penutupan.
5. Kartika Airlines
Kartika Airlines resmi tutup pada Desember 2011. Kartika Airlines pernah mengoperasikan pesawat McDonell Douglas DC-9 dan MD-80 series selain Boeing 737.
Kartika Airlines memiliki rute-rute unik yang menghubungkan kota-kata di Kalimantan dan Sumatera.
Kartika Airlines dikenal dengan keramahan pelayanan kabin dan pramugari yang modis pada masanya. Armadanya dihiasi dengan warna-wama khas merah, biru tua, dan emas.
Salah satu maskapai swasta Indonesia yang populer di tahun 1980-an hingga 2000-an.
6. Adam Air
Adam Air resmi berhenti beroperasi pada Maret 2008. Adam Air didirikan pada Desember 2003 oleh Sandra Angg dan Agus Leo Kirana.
Adam Air terkenal dengan logo warna oranye dan penerbangan berbiaya rendah. Adam Air pernah menerbangi lebih dari 20 destinasi domestik di Indonesia.
Adam Air dikenal dengan pesawat-pesawat sewaan Boeing 737.
Adam Air ditutup setelah insiden kecelakaan di Selat Makassar pada tahun 2007. Izin operasi dicabut oleh Pemerintah Indonesia pada Maret 2008.
Sebelum tutup, banyak pesawatnya tidak boleh terbang.
7. Sempati Air
Sempati Air resmi tutup pada Juni 1998. Sebagian besar saham dimiliki oleh putra Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).
Sempati Air menjadi maskapai swasta pertama yang menantang dominasi Garuda Indonesia di rute-rute utama.
Sempati Air dikenal dengan pelayanan yang ramah dan inovatif, seperti program frequent flyer 'Sempati Privilege'.
Sempati Air Sempat menjadi sponsor untuk pembalap Indonesia, Rio Haryanto, di ajang balap internasional (meski tidak secara langsung di F1).
Sempati Air mengalami kesulitan keuangan yang parah akibat krisis finansial Asia 1997-1998, yang menyebabkan penutupannya. (*)
Editor : S. Anwar