Kisah Bambang Soendoro Kembangkan Soffell dan Adem Sari

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Bambang Soendoro
Bambang Soendoro
grosir-buah-surabaya

Bambang Soendoro sudah malang melintang di berbagai industri. Dari sumur minyak, pabrik sereal, sampai tambang batu bara. Hingga akhirnya, Bambang Soendoro berlabuh di perusahaan pembuat Soffell dan Adem Sari. Di tangannya, Enesis Group berubah dari "good" jadi "great". 

Karier yang Berpindah-pindah Industri

Bambang Soendoro lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1988, lalu melanjutkan S2 di Kellogg School of Management, Amerika Serikat. Kariernya dimulai jauh dari dunia FMCG ( fast-moving consumer goods), jadi Senior Field Engineer di Schlumberger, perusahaan jasa perminyakan, selama empat tahun.

Berpindah dari Consulting ke Otomotif

Setelah itu, Bambang Soendoro sempat jadi konsultan di Boston Consulting Group selama tiga tahun, lalu pindah ke Ford Motor Company Indonesia sebagai Marketing and Sales Director selama lima tahun. Pengalaman lintas industri ini terus membentuk cara pandangnya soal bisnis.

Sempat di Indofood dan Tambang

Bambang Soendoro melanjutkan kariernya di PT Indofood Sukses Makmur sebagai Head of International Marketing selama tiga tahun, sebelum pindah lagi ke Sinar Mas Mining & Energy sebagai direktur logistik selama enam tahun.

Masuk ke Perusahaan yang Sudah Baik

Tahun 2009, Bambang bergabung sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT Sari Enesis Indah, bagian dari Enesis Group, produsen Soffell dan Adem Sari. Berbeda dari kebanyakan cerita CEO yang harus membangun dari nol, tantangannya justru berbeda, perusahaan yang dia pimpin sudah baik, produknya pun sudah dikenal luas.

Dari Baik Jadi Sangat Baik

Bambang Soendoro mencanangkan tiga prinsip sebagai arah baru perusahaan, better, smarter, faster, produk yang lebih baik, strategi yang lebih pintar, eksekusi yang lebih cepat. Prinsip ini diterapkan lewat peninjauan ulang strategi, reorganisasi, dan penguatan infrastruktur perusahaan dengan lebih dari 3.000 karyawan.

Diakui Lewat Penghargaan

Tahun 2014, Bambang Soendoro masuk daftar Top 10 Best CEO Indonesia versi majalah SWA, dinilai berdasarkan kemampuan transformasional dalam memimpin perusahaan yang sebelumnya dikomandani keluarga jadi lebih efisien dengan proses bisnis yang lebih baik.

Enesis Group Sekarang

Di bawah kepemimpinannya, Enesis Group terus berkembang, mengoperasikan dua pabrik berstandar internasional, berekspansi sampai ke China, Vietnam, Thailand, dan Amerika Serikat. Produk-produknya seperti Soffell dan Adem Sari kini jadi pemimpin pasar di kategorinya masing-masing di Asia dan Timur Tengah.

Bambang Soendoro tidak memulai kariernya di dunia FMCG. Dia berpindah dari satu industri ke industri lain, mengumpulkan berbagai perspektif berbeda, sebelum akhirnya menemukan tempat yang tepat untuk menerapkan semuanya sekaligus. (*)

*) Source : The founders