Propaganda Anti Listrik Dari Tahun 1900
Pada pergantian abad ke-20, listrik, yang kini menjadi darah daging peradaban modern, pernah dipandang sebagai kekuatan yang menakutkan. Kartun propaganda anti-listrik ini berjudul "The Unrestrained Demon", diciptakan pada masa ketika masyarakat memiliki ketakutan besar terhadap bahaya teknologi listrik baru dan kekacauan kabel-kabel yang tidak teratur, bohlam lampu berbentuk tengkorak, serta warga yang tersambar energi tak kasat mata yang umum terjadi di kota-kota.
Propaganda semacam itu mencerminkan kecemasan publik terhadap teknologi baru yang masih kurang dipahami. Sistem listrik awal sangat berbahaya. Kabel-kabel di atas kepala sering memicu kebakaran, menyengat kuda hingga mati, dan menyebabkan kecelakaan fatal.
Penemu-penyemu pesaing, terutama Thomas Edison dan George Westinghouse, memicu kampanye ketakutan yang dikenal sebagai Perang Arus. Pendukung Edison menggambarkan arus bolak-balik (AC) sebagai sesuatu yang mematikan, bahkan mensponsori eksekusi listrik publik untuk memengaruhi opini. Kartun ini menggambarkan adegan kacau dengan orang-orang dan seekor kuda yang dirugikan oleh tumpukan kabel listrik yang kusut serta bohlam lampu dengan tengkorak di dalamnya.
Pria yang terjerat kabel diyakini sebagai penggambaran John Feeks, seorang pekerja kabel yang tersengat listrik di Manhattan pada tahun 1889, peristiwa yang menyoroti kekhawatiran keselamatan nyata pada masa itu.
Gambar ini mencerminkan "Perang Arus" antara Thomas Edison (mengadvokasi arus searah) dan Nikola Tesla serta George Westinghouse (mengadvokasi arus bolak-balik). Kartun ini merupakan contoh bagaimana teknologi baru sering menghadapi skeptisisme dan ketakutan publik, yang sering kali didorong oleh kekhawatiran keselamatan dan kepentingan yang bersaing.
Karya seni ini mengungkap bagaimana inovasi sering memasuki masyarakat di bawah bayang-bayang kecurigaan. Listrik, yang menjanjikan pencerahan, juga mewujudkan hubungan gelisah umat manusia dengan kemajuan.
Saat ini, hal itu tampak hampir absurd, namun mengingatkan kita bahwa setiap revolusi teknologi, dari uap hingga AI, pertama kali membangkitkan ketakutan sebelum diterima.
Pada tahun 1890, perusahaan Edison membantu merancang kursi listrik pertama untuk menunjukkan "bahaya" arus bolak-balik, langkah pemasaran yang suram dalam pertarungan atas standar listrik. (*)
Editor : S. Anwar