Iwan Deto Berani Gagalkan Izin Tambang di Maros
Iwan Deto, lulusan Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin. Kampungnya, Rammang-Rammang, terancam oleh izin tambang marmer dan gamping sejak tahun 2007
Tahun 2009, Iwan Deto mendirikan Persatuan Rakyat Salenrang untuk melawan tambang. Alih-alih didukung, ia justru diintimidasi dan dimusuhi sebagian warganya sendiri
Tahun 2013, perjuangannya mulai membuahkan hasil. Pemerintah Kabupaten Maros cabut 12 izin usaha tambang yang mengincar kawasan karst tersebut. Namun keberhasilan ini menimbulkan masalah baru. Warga setempat yang berharap kerja di tambang terpaksa harus kehilangan kesempatan kerja mereka.
Tahun 2015, Iwan Deto mendirikan Masyarakat Ekowisata Rammang-Rammang. Perahu nelayan diubah jadi angkutan wisata susur sungai, membuka penghidupan baru warga.
September 2023, kawasan ini resmi masuk jaringan UNESCO Global Geopark. Di tahun yang sama, Iwan Deto menerima penghargaan Kalpataru dari pemerintah.
Pada Desember 2025, Iwan Deto dinobatkan sebagai Local Hero in Tourism dalam ajang Wonderful Indonesia Awards, sebuah pengakuan negara atas perjuangannya. (*)
Editor : Bambang Harianto