Rekam Jejak Jenderal Muhammad Herindra

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Jenderal Muhammad Herindra
Jenderal Muhammad Herindra
grosir-buah-surabaya

Badan Intelijen Negara (BIN) kini berada di bawah komando seorang perwira tinggi yang memiliki rekam jejak operasi dan akademis yang paripurna. Beliau adalah Jenderal (Kehormatan) TNI (Purn.) Muhammad Herindra, M.A., yang resmi dilantik sebagai Kepala BIN dalam Kabinet Merah Putih.

Bukan penunjukan biasa, pria kelahiran Magelang, 30 November 1964 ini adalah prajurit komando tulen yang dikenal berotak encer dan memiliki insting intelijen yang sangat tajam. Atas loyalitas dan dedikasi tingginya kepada negara, Presiden Prabowo Subianto bahkan menganugerahkan pangkat kehormatan bintang empat (Jenderal) kepada Muhammad Herindra.

Penasaran dengan ketangguhan sang bos baru BIN ini? Yuk, simak 3 rekam jejak emasnya.

Otak Encer & Lulusan Terbaik (Adhi Makayasa)

Muhammad Herindra merupakan alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Jakarta yang kemudian masuk ke Akademi Militer (Akmil). Saat lulus pada tahun 1987, ia sukses menyabet penghargaan Adhi Makayasa (lulusan terbaik). Tak hanya jago taktis lapangan, Muhammad Herindra juga mengasah ketajaman analisisnya dengan meraih gelar Master bidang Intelijen dan Hubungan Internasional dari Universitas Salford, Inggris.

Elit Baret Merah Kopassus:

Karier militer Muhammad Herindra besar di satuan elit Kopassus. Di korps baret merah ini, ia meniti karier dari bawah hingga dipercaya memimpin Batalyon 812 yang merupakan bagian dari Satuan Penanggulangan Teror (Sat-81 Gultor). Kariernya kian mengkilap hingga puncaknya dilantik menjadi Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus pada 2013.

Ketegasan Lapangan: Sikat 27 Ton Kayu Ilegal:

Sebagai perwira, Muhammad Herindra juga tegas saat memegang tongkat komando teritorial di daerah. Saat menjabat sebagai Dandim Bengkalis di Riau (2005), ia memimpin operasi senyap pemberantasan pembalakan liar (illegal logging) dan sukses menyita serta mengembalikan 27 ton kayu ilegal ke tangan negara.

Sebelum dipercaya memimpin Badan Intelijen Negara (BIN), Muhammad Herindra adalah "tangan kanan" sekaligus tandem utama Prabowo Subianto di birokrasi pertahanan sebagai Wakil Menteri Pertahanan periode 2020–2024. Hubungan emosional yang kuat dengan para pemimpin bangsa juga terlihat saat momen pernikahan putranya, di mana Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto hadir langsung bertindak sebagai saksi nikah.

Kombinasi langka antara kecerdasan akademis master intelijen lulusan Inggris dan ketangguhan fisik prajurit komando Kopassus membuat Jenderal Muhammad Herindra menjadi sosok yang sangat tepat untuk menjaga stabilitas dan kedaulatan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). (*)