Khaidir Anwar Pakar Sosiolinguistik Dunia

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Prof. Khaidir Anwar
Prof. Khaidir Anwar
grosir-buah-surabaya

Ranah Minangkabau tidak pernah kehabisan cerita dalam melahirkan pemikir besar yang pemikirannya diakui di level internasional. Salah satu nama yang menorehkan tinta emas dalam sejarah akademik bangsa adalah Prof. Dr. Khaidir Anwar, M.A. Lahir pada 11 November 1932 di Lintau, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, pakar sosiolinguistik terkemuka ini telah membawa nama Indonesia harum di pusat pendidikan dunia.

Meskipun Khaidir Anwar telah berpulang pada 23 Maret 1995, warisan keilmuan dan dedikasinya dalam dunia bahasa dan sastra tetap menjadi rujukan utama hingga hari ini.

Dua Dekade Mengajar di Jantung London

Perjalanan karier Prof. Khaidir Anwar merupakan bukti sahih atas kepakaran intelektualnya yang luar biasa. Sebelum kembali ke tanah air untuk membangun daerah, ia telah mendedikasikan waktu selama 20 tahun sebagai pengajar dan ilmuwan di Universitas London, Inggris. Di sana, Khaidir Anwar mengupas tuntas hubungan erat antara bahasa dan dinamika sosial masyarakat (sosiolinguistik) kepada dunia internasional.

Setelah dua dasawarsa melanglang buana di Benua Eropa, panggilan untuk mengabdi pada rahim ibu pertiwi membawanya pulang ke Sumatra Barat. Dedikasi tingginya kemudian mengantarkan Prof. Khaidir dipercaya mengemban amanah penting sebagai Dekan Fakultas Sastra Universitas Andalas (Unand) di Padang, sebuah posisi di mana ia menanamkan standar akademik global kepada para mahasiswanya.

Ayah dari Tiga Srikandi Kebanggaan Bangsa

Kelebihan seorang Khaidir Anwar tidak hanya tercermin dari deretan gelar akademik dan pengakuan dunia, melainkan juga dari keberhasilannya dalam membangun keluarga. Menikah dengan Wahidar, pasangan ini dikaruniai tiga orang putri yang di kemudian hari tumbuh menjadi figur-figur pembuat sejarah dan tokoh nasional yang sangat disegani di bidangnya masing-masing:

Dewi Fortuna Anwar: Putri sulungnya yang dikenal luas sebagai salah satu ilmuwan politik dan pakar hubungan internasional paling berpengaruh di Indonesia.

Sri Danti Anwar : Putri kedua yang mendedikasikan dirinya bagi negara sebagai seorang birokrat ulung di jajaran kementerian.

Desi Anwar : Putri bungsunya yang menjadi ikon jurnalisme senior terkemuka, wajahnya sangat akrab di layar kaca sekaligus pembawa acara berita internasional kebanggaan Indonesia.

Perpaduan antara kecemerlangan intelektual dari bumi Lintau dan keberhasilan mendidik generasi penerus menjadikan sosok Prof. Khaidir Anwar sebagai teladan abadi. Beliau adalah bukti nyata bahwa akar tradisi yang kuat dari sebuah nagari mampu melahirkan pemikiran yang menggerakkan dunia dan mencetak generasi yang mewarnai sejarah bangsa. (*)