Kisah Getir Kuncoro Wibowo Dirikan Kawan Lama Group
Peristiwa G30S (Gerakan 30 September) tahun 1965 membuat pendidikan formal Kuncoro Wibowo terhenti. Berbeda dari adik-adiknya yang melanjutkan sekolah ke luar negeri, dia memilih tetap di Indonesia meneruskan toko perkakas ayahnya di Glodok, yang ukurannya cuma 3x3 meter.
Di usia 17 tahun, dia sudah diutus sendiri ke luar negeri mencari produk dan bernegosiasi jadi agen. Setelah ayahnya wafat pada tahun 1981, dia terus naik jabatan sampai jadi Komisaris Utama, lalu membawa Ace Hardware masuk Indonesia tahun 1995. Bahkan setelah kemitraan dengan Ace Hardware berakhir 2024, Kawan Lama Group langsung bertransformasi jadi AZKO, tetap kokoh menaungi puluhan merek.
Dibesarkan di Toko Kecil
Kuncoro Wibowo lahir pada tahun 1956, anak pertama dari sembilan bersaudara. Ayahnya, Wong Jin, membuka toko perkakas berukuran cuma 3x3 meter di kawasan Glodok, Jakarta. Sejak kecil, Kuncoro sudah dilatih membantu bisnis ayahnya, pulang sekolah langsung ke toko sampai jam tutup jam 5 sore.
Pendidikan yang Terhenti
Peristiwa G30S tahun 1965 membuat pendidikan formal Kuncoro terhenti. Berbeda dari adik-adiknya yang setelah kejadian itu melanjutkan sekolah ke luar negeri, Kuncoro memilih tetap di Indonesia dan meneruskan bisnis ayahnya. Dia tetap belajar dengan cara memanggil guru privat ke rumah.
Dipercaya Berunding Sendiri di Usia Muda
Di usia 17 tahun, Kuncoro sudah sering diutus ke luar negeri untuk mencari produk perkakas dan bernegosiasi langsung supaya bisa jadi agen produk tersebut. Setiap keuntungan yang didapat, dia investasikan kembali ke bisnis, bukan untuk kepentingan pribadi.
Ayahnya, Wong Jin, meninggal dunia tahun 1981.
Kuncoro bergabung penuh waktu di PT Kawan Lama Sejahtera, yang sudah dibadan-hukumkan setahun sebelumnya, tahun 1980, sebagai Sales Manager. Dari situ dia terus naik jabatan sampai akhirnya jadi Komisaris Utama tahun 1995.
Tahun 1995, Kuncoro mendirikan PT Ace Hardware Indonesia Tbk, memegang lisensi tunggal merek ritel perkakas asal Amerika Serikat itu. Di bawah kepemimpinannya, Ace Hardware berkembang pesat jadi salah satu jaringan ritel perkakas terbesar di Indonesia.
Prinsip Berani Melangkah Duluan
Kuncoro dikenal memegang satu prinsip, jangan terlalu lama menimbang karena kesempatan tidak selalu datang dua kali. Menurutnya, keputusan berani tetap harus dibarengi kerja keras dan inovasi, dan proses berpikir tidak harus menghentikan aksi, karena strategi bisa terus diperbaiki sambil bisnis tetap berjalan.
Beradaptasi Setelah Kemitraan Berakhir
Setelah puluhan tahun jadi pemegang lisensi Ace Hardware, kemitraan itu resmi berakhir 31 Desember 2024. Alih-alih berhenti, Kawan Lama Group langsung bertransformasi, mengubah merek ritelnya jadi AZKO, tetap mempertahankan jaringan toko yang sudah dibangun bertahun-tahun. Kini Kawan Lama Group menaungi puluhan merek, termasuk Informa, di berbagai sektor ritel dan distribusi.
Kuncoro tidak sempat menyelesaikan pendidikan formal seperti kebanyakan orang, tapi dia dilatih langsung di lapangan sejak kecil, dan berani mengambil keputusan besar sejak usia sangat muda. (*)
Editor : Bambang Harianto