Tambang ilegal yang tersebar luas di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu memantik perhatian dari kalangan mahasiswa. Mereka tidak cuma duduk diam di bangku kuliah.
Mahasiswa di Bengkulu mulai kritis saat menyaksikan sumber daya alam di lingkungan mereka dikeruk oleh pelaku tambang ilegal. Satu diantara mahasiswa yang menyuarakan penolakan terhadap tambang ilegal ialah Natalia Fransiska.
Baca juga: Modus Usaha Tambang, Herlin Dewi Astuti Tipu Ibu Persit Kodim Trenggalek
Natalia Fransiska merupakan Mahasiswi Universitas Bengkulu. Dia menyampaikan penolakan tersebut lewat aksinya dengan membantankan poster bertuliskan "Alam tak diam. Ia membalas. #SaveOurNature.".
Baca juga: Kepala Kejari Tuban Terjerat Dugaan Suap Rp 600 Juta di Kasus Tambang Ilegal
Aksinya tersebut viral di media sosial terutama di platform Facebook. Kata Natalia Fransiska, ada beberapa titik tambang ilegal tersebar di Bengkulu. Aktivitas tambang tersebut merusak hutan lindung dan DAS (Daerah Aliran Sungai).
Baca juga: 3 Tambang Disegel Tim Terpadu Penataan Pertambangan MBLB Jepara
"Sungai Bengkulu tercemar, banjir bandang makin sering, warga jadi korban.
Ini bukan lagi isu—ini darurat! Hentikan tambang ilegal di Bengkulu. Tegakkan hukum, selamatkan alam. #SaveBengkuluNature," tegas Natalia Fransiska dalam unggahannya di Facebook pada Sabtu, 26 Juli 2025. (*)
Editor : S. Anwar