Tambang ilegal yang tersebar luas di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu memantik perhatian dari kalangan mahasiswa. Mereka tidak cuma duduk diam di bangku kuliah.
Mahasiswa di Bengkulu mulai kritis saat menyaksikan sumber daya alam di lingkungan mereka dikeruk oleh pelaku tambang ilegal. Satu diantara mahasiswa yang menyuarakan penolakan terhadap tambang ilegal ialah Natalia Fransiska.
Baca juga: Julita Hasby Nasution, Buron Kasus Tambang Ilegal Ditangkap Kejati Sumut
Natalia Fransiska merupakan Mahasiswi Universitas Bengkulu. Dia menyampaikan penolakan tersebut lewat aksinya dengan membantankan poster bertuliskan "Alam tak diam. Ia membalas. #SaveOurNature.".
Baca juga: CV Kironggo Bangkit Jaya Kantongi IUP OP, Lolos dari Jerat Pidana
Aksinya tersebut viral di media sosial terutama di platform Facebook. Kata Natalia Fransiska, ada beberapa titik tambang ilegal tersebar di Bengkulu. Aktivitas tambang tersebut merusak hutan lindung dan DAS (Daerah Aliran Sungai).
Baca juga: Penambang Galian C di Desa Lopang Mangkir dari Panggilan Polda Jawa Timur
"Sungai Bengkulu tercemar, banjir bandang makin sering, warga jadi korban.
Ini bukan lagi isu—ini darurat! Hentikan tambang ilegal di Bengkulu. Tegakkan hukum, selamatkan alam. #SaveBengkuluNature," tegas Natalia Fransiska dalam unggahannya di Facebook pada Sabtu, 26 Juli 2025. (*)
Editor : S. Anwar