Proyek Galian Tanah Waduk Ngepung Gresik Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Reporter : Anang Supriyanto
Excavator sedang menggali tanah waduk Ngepung

Proyek galian Waduk Ngepung di Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, mendapat sorotan dari masyarakat. Proyek Rehabilitasi Waduk Ngepung tersebut dilaksanakan oleh CV Sudut Siku Konstruksi dengan nilai anggaran Rp. 400.044.746,96.

Anggaran yang digelontorkan untuk proyek galian waduk Ngepung bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik tahun anggaran 2025, nilai pagu paket sebesar Rp. 400.115.000. Satuan Kerja dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik.

Baca juga: Tragedi Tambang di Desa Temenggung, 8 Orang Tewas

Selain galian tanah waduk dengan excavator dan dibuang dengan dump
truck maksimal jarak 1 km antara lokasi galian dengan pembuangan, lingkup pekerjaan lain dalam proyek Rehabilitasi Waduk Ngepung ialah rekondisi
bangunan pintu air.

Rekondisi bangunan pintu air.

Pantauan di lokasi pada Kamis siang (4/9/2025), excavator warna kuning digunakan untuk menggali tanah waduk. Dan lebih dari 5 unit dump truk digunakan untuk mengangkut tanah galian waduk, diantaranya nomor polisi AE 8538 SB, W 8050 UN, AE 8574 M, dan beberapa dump truk lain.

Selama pelaksanaan proyek galian tanah waduk Ngepung, jalan desa yang dibangun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Ngepung tampak rusak dilintasi beberapa dump truk. Jalan dari paving tersebut tidak cukup kuat menahan beban kendaraan dump truk pengangkut material tanah galian Waduk Ngepung.

Baca juga: Pelaksana Proyek Pelebaran Jalan Bringkang Diharap Perhatikan K3

Selain itu, terdapat ceceran tanah yang tumpah dari atas bak dump truk di sepanjang jalan yang dilintasi dump truk. Kondisi itu dinilai sebagai lemahnya pengawas proyek galian waduk Ngepung.


Dari data yang dihimpun Lintasperkoro.com, Pengawas Proyek Rehabilitasi Waduk Ngepung ialah CV Laskar Kreasindo, yang memperoleh anggaran dari APBD Gresik senilai Rp. 45.584.585,34.

Dan perencanaan rehabilitasi Waduk Ngepung dikerjakan oleh PT Gama Karya Anugerah, dengan anggaran sebesar Rp. 99.885.000 bersumber dari APBD Gresik.

Baca juga: Proyek Waduk Ngepung Gresik Dikerjakan Serampangan

"Pengawas dan pelaksana proyek Rehabilitasi Waduk Ngepung seakan membiarkan tanah ceceran di jalanan, yang itu membahayakan pengendara jalan khususnya kendaraan bermotor. Jika malam hari, cukup rawan kecelakaan," ungkap Ketua Wartawan Aliansi Gresik Selatan (WaGS), Efianto.

Kondisi lain yang disoroti Ketua WaGS ialah jalan paving yang masuk jalan Desa Ngepung. Beberapa bagian rusak karena tidak bisa menahan tumpuan dari kendaraan dump truk pengangkut material galian waduk yang dibuang di lahan Desa Ngepung. Menurut Efianto, jalan tersebut dibangun dari APBDes.

"Jika jalan rusak, dibangun dari dana pajak rakyat. Kami berharap Kepolisian mengecek ke lokasi untuk mengetahui terkait tanah galian dari Waduk Ngepung tersebut, apakah ada jual beli atau cuma dibuang tanpa ada transaksi lain," ujar Efianto. (*)

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru