Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumumkan jadwal puasa Ramadhan tahun 2026 melalui keterangan yang disampaikan pada Selasa, 17 Februari 2026. Dalam pengumuman oleh PBNU, bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah (H) akan jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui Surat Nomor: 125/PB.08/Α.Ι.02.99/13/02/2026. Melalui keterangannya, Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Sirril Wafa menyampaikan, bahwa tanggal 29 Sya'ban 1447 H dalam Kalender Hijriyyah Nahdlatul Ulama bertepatan dengan Selasa Kliwon, 17 Februari 2026 Masehi.
Baca juga: Satpol PP Kabupaten Pasuruan Imbau Pemilik Warem Jaga Kekhusyukan Ramadhan
Itima Bulan-Matahari terjadi pada malam Rabu Legi pukul 19:02:02 WIB. Tinggi hilal mar’ie di Indonesia pada 29 Sya'ban 1447 H bervariasi antara -3° 12’ hingga -1° 41', karena ljtima belum terjadi.
Baca juga: Pemilik UD Burung Perkutut Didakwa Jual Pupuk Subsidi Ilegal
Kedudukan hilal di seluruh Indonesia adalah di bawah ufuk dan juga di bawah kriteria Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU), sehingga berada pada zona istihalah al-rukyah.
Kapan awal Ramadhan 1447 H ? Menurut Nahdlatul Ulama akan disampaikan melalui ikhbar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ikhbar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut akan disampaikan pada 17 Februari 2026 Masehi sekitar pukul 19.00 WIB. Yaitu setelah adanya keputusan itsbat pemerintah.
Baca juga: Ketua LSM FPSR Bagikan Ratusan Paket Sembako dan Uang Tunai ke Masyarakat
“Karena hilal di seluruh Indonesia berada pada zona istihalah al-rukyah, maka 1 Ramadhan 1447 H berpotensi jatuh pada Kamis 19 Februari 2026 M (mulai malam Kamis),” kata KH Sirril Wafa. (*)
Editor : Bambang Harianto