Polres Pesisir Selatan Berantas Tambang Emas Ilegal di Hutan TNKS

Reporter : Mula Eka P.
Penertiban tambang emas ilegal di Taman Nasional Kerinci Seblat

Jajaran Polres Pesisir Selatan bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) melaksanakan operasi besar-besaran untuk memberantas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di zona inti kawasan hutan TNKS, pada Minggu (10/5/2026) hingga Selasa (12/5/2026).

Personel Polres Pesisir Selatan di bawah pimpinan Aiptu Adani Erman melakukan penetrasi ke dalam hutan yang secara administratif masuk wilayah Kecamatan Batang Kapas guna menyisir aktivitas ilegal yang merusak ekosistem. 

Baca juga: Mantan Ketua DPD RI Jadi Tersangka Kasus Dugaan Tambang Emas Ilegal

Operasi penertiban tambang ilegal ini merupakan langkah nyata Polres Pesisir Selatan dalam menegakkan hukum lingkungan dan melindungi kawasan hutan negara dari eksploitasi tanpa izin yang kian meresahkan.

Baca juga: Polres Tebo Tetapkan 3 Orang Jadi Tersangka Tambang Emas Ilegal

Dalam patroli tersebut, tim gabungan yang dikawal ketat oleh personel Polres Pesisir Selatan berhasil menemukan lokasi penambangan di tengah hutan setelah menempuh perjalanan darat sejauh ± 9 kilometer. 

Di lokasi tersebut, petugas menemukan infrastruktur penambangan berupa pondok besar berukuran 10x15 meter beserta berbagai peralatan mesin seperti mesin dongfeng, genset, hingga 30 unit mesin gelondong. Petugas dari Polres Pesisir Selatan bersama tim lainnya langsung melakukan pemusnahan di tempat terhadap seluruh barang temuan yang ditaksir mencapai nilai Rp 125 juta, serta menghancurkan base camp agar tidak dapat dipergunakan kembali oleh para pelaku.

Baca juga: 22 Titik Tambang Emas Ilegal Beroperasi di Bajo Barat

Polres Pesisir Selatan memastikan seluruh rangkaian operasi mulai dari penyisiran hingga pemasangan papan larangan di titik-titik rawan berjalan dalam keadaan aman dan kondusif. Meskipun pada saat penggerebekan tidak ditemukan penambang di lokasi, Polres Pesisir Selatan telah mengantongi data koordinat titik-titik bedeng lainnya melalui pantauan udara menggunakan drone untuk ditindaklanjuti pada operasi berikutnya. (*)

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru