Sekolah Tinggi Manajemen IMMI (STIMA IMMI) dan Mabes TNI telah bekerja sama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) prajurit dan PNS TNI sejak tahun 2016.
Kerja sama ini telah membuahkan hasil yang positif, salah satunya adalah lulusan STIMA IMMI yang berkualitas. Seperti Kolonel Laut (T) Tjatur Hendrawidjaja yang meraih predikat cumlaude pada Wisuda ke-XXXIX tahun 2023.
Baca juga: TNI AL Sikat Mafia BBM Ilegal yang Gunakan 2 Kapal Tanker
Dalam sambutannya sebagai perwakilan wisudawan, Kolonel Tjatur mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk belajar di STIMA IMMI. Ia mengatakan bahwa di STIMA IMMI, ia tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga pengalaman, teman-teman, dan dosen yang inspiratif.
ia juga tidak hanya belajar tentang teori dan konsep, tetapi juga tentang nilai-nilai dan etika yang membentuk karakternya.
“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada STIMA IMMI atas pencapaiannya menjadi Universitas Mitra Bangsa (UMIBA),” ucapnya.
Baca juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan Arang Bakau di Pelabuhan Tanjung Priok
Lebih lanjut dikatakannya bahwa pencapaian ini merupakan hal yang luar biasa, yang menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi dari seluruh pihak yang terlibat.
“Transformasi ini merupakan langkah maju yang penting bagi UMIBA, yang akan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan meraih cita-citanya,” jelas Kolonel Tjatur.
Baca juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 25 Ton Timah Ilegal di Perairan Bangka
UMIBA akan memiliki lebih banyak program studi dan jenjang pendidikan, yang akan semakin memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan tinggi yang berkualitas. Selain itu, UMIBA juga akan memiliki lebih banyak sumber daya dan fasilitas, yang akan mendukung kegiatan tridharma perguruan tinggi secara lebih optimal.
Harapannya adalah bahwa kerja sama antara Mabes TNI dan STIMA IMMI yang sekarang menjadi UMIBA dapat terus dilakukan dengan lebih baik di masa mendatang guna menjalin sinergi yang lebih kuat antara dunia pendidikan dan pertahanan. (dry)
Editor : S. Anwar