Kisah Anwar Sanusi, Trik Santri Ndablek Ingin Sakti

Reporter : Redaksi
Mbah Kyai Anwar Sanusi

Dulu di pondok Tegal Rejo, Kota Magelang, ada santri berasal Bandung Prambon, Kabupaten Nganjuk, bernama Anwar Sanusi. Dia nyantri di Mbah Yai Chudlori, karena punya cita-cita ingin Jaduk (orang yang sakti).

Agar cepat dikenal kyainya, Anwar Sanusi ini punya trik unik. Setiap tidur dia memilih tempat di dekat pengimaman agar dibangunkan langsung Kyainya. Dia tidak mau dibangunkan siapapun, kecuali oleh Mbah Kyai Chudlori.

Baca juga: Polres Kampar Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Pondok Pesantren

Ketika Mbah Yai Chudlori mau ngimami, melihat ada santri yang tidur di depan pengimaman, Yai Chudlori Ghodlob. Kemudian ditendang. Namun Mbah Yai Chudlori heran.

Setiap menerima tendangan dan terbangun dari tidurnya, santri ndablek ini malah mengucapkan "Al-hamdulillah". Kemudian ngeloyor ke jading, bergegas Wudlu, lantas mengikuti sholat jama'ah di belakang Mbah Kyai Chudlori.

Lama kelamaan, Mbah Kyai Chudlori jengkel dan penasaran. Santri yang bernama Anwar Sanusi tersebut ditimbali, ditanya apa sebenarnya keinginannya mondok di Tegal Rejo. 

"Dalem kepingin Jaduk Yai," kata Anwar Sanusi, berterus terang.

"Nek ilmu Jaduk, aku gak duwe. Sing duwe kono etane Deso Gejokan. Ono wong sepuh ahli kejadukan, njaluko ijazah maturo sing ngongkon aku," dawuh Mbah Yai Chudlori memberikan petunjuk.

Berangkatlah Anwar Sanusi ke rumah orang tua dimaksud, sesuai petunjuk Mbah Yai Chudlori. Setelah memperkenalkan diri dan matur ngalor ngidul, kemudian Anwar Sanusi mengutarakan maksud kedatangannya.

"Anu Mbah, anggen kulo sowan mriki niki wau, diutus Guru Kulo, Si Mbah Yai Chudlori. Kapurih nyuwun ijazah kejadukan," Anwar Sanusi matur dengan mimik serius.

(Maksud kedatangan saya ke sini, di utus Guru saya Si Mbah Kyai Chudlori, untuk meminta ijazah ilmu kesaktian).

"Gampang nek gur pingin Jaduk, ngakeh-ngakeh no moco sholawat. Mocone sing Istiqomah. Sing hudlur. sing tenanan," jawab orang tua itu entheng.

Baca juga: Kyai yang Mencabuli Santriwatinya di Kecamatan Dukun Ditetapkan Tersangka

“Kalau sholawat, saya sudah biasa Mbah. Sego jangan. Setiap hari mujadahnya juga pake sholawat," kata Anwar Sanusi dengan nada protes.

"Kamu kok tidak percaya. Kok ngremehne sholawat. Lihat itu disana, ada pohon pisang. Akan aku aku panggil dengan wasilah baca sholawat 3 kali. Dia akan datang ke sini," kata orang tua itu meyakinkan.

Kemudian dari mulut orang tua itu, terdengar bacaan sholawat Jibril 3 kali. Dengan suara lantang, "Shollalloh 'alaa Muhammad .. Shollalloh 'ala Muhammad.. Shollalloh 'alaa Muhammad... , Hai pohon pisang datanglah k sini !"

Dengan sekali panggil disertai lambaian tangan, pohon pisang berjalan menuju ke arah orang tua itu, dan berhenti tepat di depannya.

Maka Anwar Sanusi pun tersadar dan menjadi yakin bahwa amalan yang paling ampuh adalah sholawat. Semenjak itu, Anwar Sanusi ketika mengamalkan doa apapun selalu melambarinya dengan bacaan sholawat sebanyak-banyaknya. Dan terbukti menjalani amalan kejadukan apa saja, selalu berhasil berkah sholawat.

Setelah pulang dari pondok, banyak santri-santri dari Magelang dan sekitarnya yang ikut nyantri ke beliau. 

Baca juga: GenPatra Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Wilayah Dukun Gresik

Dialah Mbah Kyai Anwar Sanusi dari Prambon, Kabupaten Nganjuk, terkenal "Kyai Jaduk", ahli gemblengan, ahli Kanuragan dan ahli hikmah.

Setiap hari, selalu ada saja tamu yang minta suwuk. Saat isu ninja, rumah beliau tak pernah sepi dari orang-orang yang minta gemblengan.

Dan setiap haflah akhirus sanah di pesantrennya, juga disemarakkan dengan atraksi maut. Seperti atraksi anti setrum dengan bergelantungan di kabel listrik telanjang. Atraksi kebal api, kebal bacokan, dan sebagainya.

Selain Jaduk, beliau juga sangat alim. Ngajinya kitab-kitab besar, seperti : Shohih Bukhori, Fathul Wahhab, Ihyaa', dan lain-lain.

Mbah Kyai Anwar Sanusi juga multi talenta, punya keahlian di bidang kali grafi, kerajinan tangan, termasuk juga ahli bikin wayang kulit. Dan juga bisa ndalang. (*)

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru