Lahir di Kabupaten Sampang, Madura pada 20 Mei 1955, KH Afifuddin Muhajir adalah sosok ulama kharismatik cum intelektual papan atas. Rihlah keilmuannya nyaris dihabiskan seutuhnya di bawah asuhan langsung waliyullah KH R. As'ad Syamsul Arifin di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo.
Pendidikan formalnya ditempuh dari jenjang sarjana Tafsir Hadits di Universitas Ibrahimy, magister Hukum Islam di UNISMA, hingga puncaknya dianugerahi gelar bergengsi Doktor Honoris Causa (Dr. H.C.) di bidang Fikih dan Ushul Fikih oleh UIN Walisongo Semarang pada tahun 2020.
Baca juga: Kronologi H Ridlwan Nasir, Mantan Rektor UIN Surabaya Wafat
Kiprah KH Afifuddin Muhajir sangat luas dan mewarnai peta pemikiran keislaman Nusantara. Selain tekun membimbing santri di Ma'had Aly Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, kealiman KH Afifuddin Muhajir sangat diakui di level nasional hingga global.
KH Afifuddin Muhajir mengemban amanah penting sebagai Rais Syuriyah PBNU, Dewan Pakar MUI, hingga kerap menjadi rujukan utama dalam Konferensi Ulama Internasional (ICIS). Keluasan ilmunya membuat beliau dijuluki sebagai "kamus berjalan" dan rujukan kunci dalam memecahkan masalah hukum di berbagai forum Bahtsul Masail.
Baca juga: Sampah Unbrand dan Wings Paling Banyak Ditemukan di Mangrove Wonorejo
Dari keluasan samudra ilmunya, lahir karya-karya kitab rujukan yang sangat bernas. Di antaranya adalah kitab Fath al-Mujib al-Qarib (syarah Taqrib), Taysir al-Wushul ila 'Ilm al-Ushul, dan mahakaryanya di bidang ketatanegaraan: Jumhuriyah Indonesia Al-Muwahhidah fii Mizaan al-Syari’ah.
Melalui kitab kenegaraan ini, KH Afifuddin Muhajir membuktikan dengan pisau analisis ushul fikih yang tajam bahwa Pancasila dan NKRI sepenuhnya selaras dan tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Hingga saat ini, sang mahaguru yang sangat tawadhu' ini terus istiqamah menabur pelita ilmu, kedamaian, dan kebijaksanaan bagi umat dan bangsa. Semoga Allah Swt. senantiasa melimpahkan kesehatan dan keberkahan usia bagi K.H. Afifuddin Muhajir. Lahumul fatihah...
*) Source : Pecinta Ulama Nusantara
Editor : S. Anwar