Pesan Forum Pembauran Kebangsaan Ponorogo di Tahun Baru Imlek 2026

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Alip Sugianto saat sambutan di perayaan tahun baru Imlek 2026 di Ponorogo
Alip Sugianto saat sambutan di perayaan tahun baru Imlek 2026 di Ponorogo
grosir-buah-surabaya

Yayasan Masyarakat Peduli Ponorogo menggelar perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di gedung ekspotorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Jalan Budi Utomo 10 Ronowiyan, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (6/3/2026). Sejumlah tamu undangan hadir, termasuk Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ponorogo, Alip Sugianto.

Perayaan Imlek yang digelar Yayasan Masyarakat Peduli Ponorogo mempersembahkan beragam pertunjukkan, mulai dari penampilan Barongsai, musik, dan pesan persatuan yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dan pejabat di Kabupaten Ponorogo.

Salah satu pesan persatuan tersebut disampaikan oleh Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Ponorogo, Alip Sugianto. Dalam sambutannya, Alip Sugianto mengucapkan terimakasih kepada Ketua YMPP (Yayasan Masyarakat Peduli Ponorogo), Sunarjadi beserta pengurus YMPP yang telah menyelenggarakan kegiatan Imlek tahun 2026 dengan baik. 

“Atas nama pengurus Forum Pembauran Kebangsaan mengucapkan selamat Imlek 2577 tahun Kuda Api, Gong Xi Fa Cai," ucap Alip Sugianto.

Forum Pembauran Kebangsaan adalah wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerja sama antar warga dari berbagai suku, etnis, budaya, dan agama, yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah. Masih kata Alip Sugianto, wadah ini bertujuan memelihara, memantapkan, menjaga kerukunan dan mengembangkan pembauran kebangsaan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan nasional.

“Tahun Baru Imlek adalah momentum kebangsaan, persaudaraan dan persatuan, dengan tema ‘Harmoni Imlek Nusantara’ mencerminkan jati diri bangsa kita sebagai bangsa yang besar karena keragaman, kuat karena persatuan dan tegak karena kebersamaan. Secara esensi perayaan Imlek ini menegaskan nilai gotong royong, soliditas dan nilai kemanusian universal, Perayaan ini menegaskan bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu suku atau golongan saja tetapi seluruh anak bangsa," ungkapnya.

Alip Sugianto menyampaikan, perayaan Imlek ini memiliki makna yang mendalam karena berdampingan dengan bulan suci Ramadhan. Ini wajah asli Indonesia, berbeda tapi rukun, beragam, satu tujuan Bhineka Tunggal Ika. 

“Saudara-saudara sekalian, tahun Api Kuda ini melambangkan enerjik, kuat, ambisi membara, namun secara filosofi juga pengendalian diri. Mari kita songsong tahun baru ini dengan optimisme, dengan keberanian dengan tekad kuat untuk membawa masyarakat Ponorogo lebih hebat dan bermartabat.  Selamat Tahun Baru Imlek. Semoga senantiasa keberuntungan, kebahagiaan dan kesehatan menyertai kita semua," pungkas Alip Sugianto.

Diakhir acara, seluruh tamu undangan mendapat perjamuan yang spesial. Berbagai hidangan disajikan, seperti sate gule, lontong Cap Go Meh yang menjadi ciri khas perayaan Tahun Baru Imlek, Bakso dan lain sebagainya. (*)