Mahasiswa Kecewa Ketua STKIP PGRI Bangkalan Absen di Forum Kampus
Absennya Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Bangkalan, Fajar Hidayatullah, dalam forum kampus mendapat kritikan tajam dari mahasiswanya. Fajar Hidayatullah dinilai tidak komitmen untuk hadir dalam ruang dialog.
“Ini momen penting bagi mahasiswa. Ketidakhadiran Ketua STKIP PGRI Bangkalan tentu menimbulkan tanda tanya. Bisa saja beliau memiliki agenda lain, namun fakta di lapangan menunjukkan beliau tidak pernah hadir dalam kegiatan ORMAWA (Organisasi mahasiswa) maupun forum mahasiswa. Karena itu wajar jika mahasiswa mempertanyakan komitmen pimpinan terhadap ruang dialog dengan mahasiswa,” tegas Presiden Mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan, Abdur Rohman disampaikan kepada wartawan pada Senin, 9 Maret 2026.
Dalam forum kampus, hadir beberapa perwakilan civitas akademika dari STKIP PGRI Bangkalan, antara lain Wakil Ketua II Bidang Administrasi dan Keuangan STKIP PGRI Bangkalan, Ruski dan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STKIP PGRI Bangkalan, Khoirul Anwar. Hadir pula perwakilan Organisasi mahasiswa (ORMAWA) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM STKIP PGRI Bangkalan.
Momen yang paling menarik dalam forum kampus tersebut ialah pada saat penyerahan kunci Sekretariat Organisasi mahasiswa (ORMAWA) STKIP PGRI Bangkalan oleh Wakil Ketua II bidang Administrasi dan Keuangan, Ruski. Menarik karena ORMAWA STKIP PGRI Bangkalan resmi memiliki Sekretariat.
Keberadaan sekretariat ORMAWA STKIP PGRI Bangkalan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa yang sebelumnya disampaikan melalui BEM KM STKIP PGRI Bangkalan dalam forum audiensi dengan pimpinan kampus pada 14 Januari 2026.
Menteri Koordinator Politik BEM KM STKIP PGRI Bangkalan, Anas Ruhul Qudus, mengapresiasi langkah pimpinan STKIP PGRI Bangkalan yang dinilai telah merespons kebutuhan mahasiswa.
“Kami mengucapkan terima kasih karena pimpinan kampus telah mendengarkan aspirasi mahasiswa. Kehadiran sekretariat ini menjadi ruang penting bagi aktivitas organisasi, sekaligus tempat konsolidasi bagi ORMAWA dalam menjalankan program-program kemahasiswaan,” ujarnya.
Wakil Ketua II STKIP PGRI Bangkalan, Ruski berharap fasilitas Sekretariat tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh organisasi mahasiswa.
“Semoga sekretariat ini dapat dijaga kebersihannya dan dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat aktivitas organisasi mahasiswa, sekaligus menjadi penunjang kemajuan program studi masing-masing,” kata Ruski.
Ia menilai penyerahan, sekretariat Ormawa STKIP PGRI Bangkalan ini sebagai momentum penting bagi sejarah organisasi mahasiswa di kampus tersebut.
“Selama ini ORMAWA belum pernah memiliki sekretariat sendiri. Hari ini aspirasi mahasiswa yang disuarakan BEM akhirnya bisa direalisasikan oleh pimpinan kampus,” tambahnya.
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STKIP PGRI Bangkalan, Khoirul Anwar menegaskan pihak kampus tetap membuka ruang komunikasi dengan mahasiswa.
“Kami berharap komunikasi tetap berjalan baik. Pimpinan tidak akan tuli terhadap aspirasi mahasiswa dan tidak akan menutup mata terhadap kondisi yang dihadapi mahasiswa,” ujarnya.
Dengan penyerahan kunci tersebut, organisasi mahasiswa di STKIP PGRI Bangkalan resmi memiliki sekretariat sebagai ruang aktivitas dan koordinasi organisasi di lingkungan kampus. (*)
Editor : Redaksi