PT Mamani Jaya Berkah Ekspor Produk Sambal ke Malaysia

avatar Samsul Arifin
  • URL berhasil dicopy
Sambal kemasan MamaNi
Sambal kemasan MamaNi
grosir-buah-surabaya

PT Mamani Jaya Berkah ekspor produk sambal kemasan MamaNi ke Sabah, Malaysia pada Rabu (29/7/2026). Ekspor sambal ini menjadi bentuk perluasan pasar produk pangan olahan Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Produk MamaNi merupakan sambal siap saji yang diproduksi sejak tahun 2013 dan telah dikenal memiliki 23 varian rasa, mulai dari sambal bawang, sambal cumi, sambal tuna asap, sambal teri, hingga berbagai olahan sambal khas Nusantara. Produk sambal ini dibuat menggunakan bahan baku lokal pilihan, diproses secara higienis, telah mengantongi sertifikasi halal serta izin edar, dan dikemas secara praktis sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumen domestik maupun pasar ekspor.

Pada pengiriman kali ini, PT Mamani Jaya Berkah mengekspor 50 karton sambal. Produk yang diekspor antara lain 3600 pcs 10 varian kemasan botol dan 12.000 pcs 5 varian kemasan sachet. Jadi total ada 15.600 pcs kemasan produk Sambal MamaNi dengan nilai transaksi sebesar Rp 138.000.000.

Keberhasilan ekspor tersebut tidak terlepas dari pendampingan yang dilakukan Bea Cukai Malang melalui program Klinik Ekspor. Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Johan Pandores mengatakan pihaknya terus memberikan pendampingan meliputi edukasi mengenai prosedur ekspor, asistensi pemenuhan persyaratan kepabeanan, konsultasi perizinan, hingga fasilitasi dalam proses pengiriman barang.

“Selain itu, sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar mampu memasuki pasar global,” ujarnya.

PT Mamani Jaya Berkah sendiri juga terus menunjukkan perkembangan usahanya dengan mengikuti berbagai program pengembangan UMKM nasional serta memperluas jaringan pemasaran. Berbagai inovasi produk yang dilakukan menjadi salah satu faktor pendukung dalam meningkatkan daya saing produk di pasar global.

Dengan keberhasilan ekspor ini, diharapkan semakin banyak UMKM di wilayah Malang Raya yang terdorong untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memanfaatkan berbagai fasilitas ekspor yang telah disediakan pemerintah.

“Kami akan terus menjalankan perannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan ekspor UMKM,” pungkas Johan. (*)