Risiko Fish Spa yang Jarang Dibahas
Banyak masyarakat percaya, terapi Fish Spa bisa menghilangkan kulit mati. Faktanya, ikan dalam fish spa bukan “memilih” kulit mati, mereka memakannya karena kelaparan.
Selama proses distribusi dan perawatan, tidak semua lingkungan fish spa bisa benar-benar steril, sehingga bakteri dapat berkembang. Karena itu, ada potensi penularan mikroorganisme meski airnya disaring.
Untuk masyarakat yang pernah atau masih tertarik mencoba, informasi ini bukan buat menakut-nakuti, ya ! Tapi agar kita bisa lebih bijak menilai manfaat dan risikonya, serta memilih perawatan tubuh yang paling sesuai dan aman untuk diri sendiri.
Risiko fish spa disebabkan oleh :
Air kolam bergantian banyak orang.
Ikan tidak bisa disterilkan.
Bakteri bisa masuk lewat luka mikro yang tidak terasa.
Beberapa tahun lalu, ribuan ikan garra rufa yang diekspor ke Eropa dilaporkan membawa bakteri pathogen penyebab infeksi saluran cerna, infeksi sistemik, dan penyakit serius pada individu rentan.
Kata Dr Amanda Wardani Sp. DVE, Dokter Kulit dan Expert tentang anak, fish spa bukan terapi medis dan manfaatnya belum sebanding dengan potensi risikonya terutama dari sisi infeksi.
Untuk itu, maka hindari jika ada luka sekecil apapun, jangan lakukan jika punya penyakit kronis atau auto imun, dan pilih perawatan kaki yang lebih higinis dan bisa disterilkan. (*)
Editor : Bambang Harianto