Contoh Surat Tuntutan Ganti Rugi Kerusakan Rumah

Reporter : -
Contoh Surat Tuntutan Ganti Rugi Kerusakan Rumah
Tembok rumah retak

Jika rumah Anda rusak karena dampak pembangunan, misalkan pembangunan apartemen, maka Anda bisa menuntut ganti rugi kepada kontraktor atau developernya. Tuntutan ganti rugi bisa melalui surat.


Anda bisa membuat surat tuntutan ganti rugi kerusakan rumah, seperti contoh di bawah ini :

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Lengkap : .........

Jenis Kelamin : .....

Tempat, tanggal lahir : ......., ........

Alamat :  

Pekerjaan : 

Sehubungan dengan adanya kerusakan pada   bagian (....) rumah saya yang dalam hal ini disebabkan oleh aktivitas pembangunan (nama proyek) oleh (nama perusahaan/kontraktor), maka dengan ini saya bermaksud untuk mengajukan tuntutan ganti rugi kerusakan kepada (nama perusahaan).

Ganti rugi tersebut dapat dipenuhi melalui dua cara, yaitu: antara memberikan ganti rugi dalam bentuk uang dengan  melakukan estimasi biaya untuk alokasi perbaikan atau pihak (nama perusahaan) melakukan perbaikan menyeluruh (bukan tambal sulam) dari pondasi sampai atap rumah saya yang mengalami kerusakan.

Bersama ini saya lampirkan foto keretakan pada dinding rmah saya akibat aktivitas pembangunan (nama proyek) oleh  (nama perusahaan/kontraktor) yang selama ini dilakukan dengan tidak memperhatikan unsur keselamatan bangunan di sekitar rumah warga, termasuk rumah saya sehingga rumah saya mengalami kerusakan berupa keretakan pada (bagian rumah).

Saya berharap pihak (pihak perusahaan/kontraktor) segera menindak lanjuti surat tuntutan ganti rugi yang saya buat, dan apabila dalam hitungan ...... hari ke depan sejak surat ini dibuat dan diterima oleh pihak (nama perusahaan) tidak mendapatkan tanggapan, maka saya akan melaporkan hal ini kepihak yang berwenang.

Demikian surat ini saya buat, atas perhatian dan kerjasamanya untuk memberikan ganti rugi saya sampaikan terimakasih.                                                                                     

(nama kota, yg tanggal, bulan, tahun)

                                                                                                      Yang menuntut, .......

Editor : Bambang Harianto