Nekat membobol rumah kosong, seorang pemuda dibekuk Tim Anti Bandit Polsek Sungai Kunjang di jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Pelaku pencurian MM alias PM (48 tahun) dibekuk usai melakukan aksinya di Jalan Untung Suropati Komplek BLKI nomor 25 Kelurahan Karang Asam Ulu.
“Pelaku sendiri masuk dalam rumah melalui jendela yang di rusak pelaku," ujar Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Zainal Arifin, Rabu (01/11/2023).
Baca juga: Satreskrim Polres Bangkalan Tangkap Pencuri Laptop Mahasiswa UTM
Kapolsek Sungai Kunjang menjelaskan kejadian berawal pada saat korban meninggalkan rumah untuk berangkat kerja sekitar jam 08.00 WITA. Selanjutnya pada saat korban pulang bekerja sekitar pukul 17.30 WITA, dia kaget melihat keadaan rumah dalam keadaan berantakan dan fentilasi di dalam kamar terdapat kerusakan / dibobol dengan menggunakan benda tumpul mengakibatkan adanya lubang besar di bagian jendela.
Baca juga: Vonis 3 Terdakwa Kasus Pencurian Kabel Telkom di Pacar Kembang Surabaya
Menyadari hal itu, korban langsung memeriksa barang- barang di rumah ternyata ada yang hilang. Adapun barang-barang yang hilang berupa 1 unit HP Samsung A71 warna hitam, 1 unit HP Redmi Note 8 warna hitam, 1 unit Samsung Galaxy tab 8 warna abu abu, 1 tas merek Hush n Puppies warna hitam, 1 tas ransel merek Kalibre warna hitam, 1 sepatu merek 910 warna hijau, dan uang tunai sebesar Rp. 20.000.000.
Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Zainal Arifin mengatakan, setelah menangkap dan melakukan penggeledahan di rumah pelaku diamankan berupa 1 Samsung Tab 8 warna abu-abu, 1 unit HP Samsung A71 warna hitam, 1 unit HP Redmi Note 8 warna hitam, 1 unit HP Oppo A18 warna hitam, 1 pasang sepatu merek 910 warna hijau, 1 tas merek Hush n Pupies warna hitam, 1 tas ransel merek Kalibre, 1 dompet warna hitam, 1 speaker merek DORRAS, 2 merek Skrulok, uang senilai Rp 4.250.000 @100.000 = 36 Lembar, @50.000 = 13 lembar hasil curian.
Baca juga: Polsek Torgamba Ungkap Pencurian di SPBU Pinang Awan
"Saat ini yang bersangkutan masih dalam penyidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim,” kata Kompol Zainal Arifin. (gik)
Editor : S. Anwar