Nama Griselda Sastrawinata-Lemay kini bertengger sebagai salah satu seniman visual papan atas di industri animasi dunia. Perempuan kelahiran tahun 1982 ini sukses menembus barisan elite kreator di Walt Disney Animation Studios, California, Amerika Serikat. Kontribusi terbarunya yang mencuri perhatian global adalah keterlibatannya yang krusial dalam mendesain kostum untuk karakter utama di film animasi layar lebar perayaan 100 tahun Disney, Wish (2023).
Sebelum menorehkan tinta emas di proyek Wish, sentuhan magis tangan Griselda sebenarnya telah lama mewarnai deretan film animasi box office dunia yang sangat akrab di telinga kita, seperti Shrek Forever After, Kung Fu Panda 2, Home, Moana, Frozen 2, hingga petualangan epik yang kental dengan budaya Asia Tenggara, Raya and the Last Dragon.
Baca juga: Disney and Pixar’s “Elio” Hadirkan Kisah Emosional Tentang Rasa Keterasingan
Dari Akuntansi hingga Panggilan Jiwa di Pasadena
Kecintaan Griselda pada dunia animasi telah tumbuh sejak masa kanak-kanak. Ia kecil sangat gemar menonton film animasi klasik seperti Cinderella dan Sleeping Beauty, serta selalu penasaran dengan rahasia proses kreatif di balik layar pembuatan film-film tersebut. Griselda sempat menghabiskan masa kecilnya di Indonesia hingga usia 15 tahun sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Amerika Serikat.
Menariknya, jalur karier Griselda tidak langsung berjalan mulus di bidang seni. Ia sempat mengambil kuliah di jurusan akuntansi. Namun, menyadari bahwa panggilan jiwanya ada pada dunia visual, Griselda mengambil langkah berani dengan berpindah haluan ke jurusan seni di Art Center College of Design di Pasadena, sebuah institusi seni yang sangat prestisius di Amerika Serikat. Keputusan berani ini menjadi titik balik penting yang mengubah jalan hidupnya.
Baca juga: Disney Meluncurkan Kampanye Global Create 100
Menjelajah DreamWorks hingga Berlabuh di Walt Disney
Gerbang industri animasi Hollywood mulai terbuka lebar ketika Griselda berhasil mendapatkan kesempatan magang di DreamWorks Animation. Kapasitasnya yang luar biasa membuat DreamWorks langsung merekrutnya sebagai Visual Development Artist (animator pengembangan visual). Selama tiga tahun di sana, ia ikut menggodok konsep visual untuk film-film besar.
Baca juga: Disney Dan Vespa : Sebuah Kolaborasi yang Luar Biasa
Setelah sempat pulang ke Indonesia, Griselda kembali lagi ke Amerika Serikat pada tahun 2015 untuk memenuhi undangan impian masa kecilnya: bergabung dengan Walt Disney Animation Studios. Di studio legendaris ini, ia dipercaya mengemban posisi sebagai desainer produk dan seniman pengembangan visual.
Melalui konsistensi, keberanian berpindah haluan, dan dedikasi tingginya pada seni visual, Griselda Sastrawinata telah membuktikan bahwa talenta asli Indonesia mampu menjadi bagian penting dari keajaiban cerita-cerita yang menginspirasi jutaan anak di seluruh dunia. (*)
Editor : S. Anwar