Potensi Ekspor Porang Miliaran Rupiah di Pasar Cina

Reporter : Redaksi
Porang

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Jawa Tengah (Jateng) terus mendukung kegiatan akselerasi ekspor porang. Komoditas lokal asal Pemalang berupa porang berpotensi ekspor dan berdaya saing di pasar luar negeri. Porang berpotensi ekspor

Hari Yuwono Ady selaku Kepala Karantina Jateng menjelaskan bahwa Karantina Jawa Tengah memfasilitasi kegiatan ekspor dengan menerbitkan Phytosanitary Certificate guna memenuhi persyaratan negara tujuan. Melalui melalui the General Administration of Customs of the People's Republic of China (GACC), Pemerintah Indonesia dan Cina menyepakati protokol persyaratan inspeksi dan karantina untuk serpih porang. 

Baca juga: PT Sumber Tani Barokah Indonesia Ponorogo Tertipu Jual Beli Porang

Sebanyak 27 ton porang serpih (konjac chips) senilai 2,6 miliar rupiah dikirim menuju China, pada Rabu (6/5/2026). Komoditas ini sering digunakan sebagai bahan baku industri pangan secara lokal hingga ke mancanegara. Porang asal Pemalang menjadi primadona pasar Cina. 

Baca juga: Weilong dan Yanjin Shop, Dua Produsen Cemilan Porang Terbesar di China

Hal ini menjadi peluang emas potensi ekspor yang kian menjanjikan. Tentunya sebelum dikirim dilakukan tindakan pemeriksaan fisik dan kesehatan oleh petugas karantina. 

“Guna mendukung percepatan ekspor, Karantina Jateng memberikan bimbingan teknis kepada petani dan pengusaha porang agar bernilai ekonomi tinggi dan berdaya saing di pasar global. Serangkaian tindakan karantina diakhiri dengan penerbitan sertifikat fitosanitari sebagai jaminan keberterimaan porang di negara Cina,“ ujar Hari Yuwono Ady.

Baca juga: PT Fengshuo Konjac Indonesia Bangun Pabrik di Madiun

Harapan besar kegiatan ekspor porang dapat berjalan secara berkelanjutan dan tetap menjaga konsistensi kualitas porang di kancah perdagangan global. Mari kita dukung ekspor komoditas unggulan Jateng merambah ke pasar dunia. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru