Di Siang Bolong, Sindikat Dugaan Pencurian Kabel Tembaga Telkom Beraksi di Keputran Surabaya

avatar Mahmud
  • URL berhasil dicopy
Aksi dugaan pencurian kabel tembaga milik Telkom
Aksi dugaan pencurian kabel tembaga milik Telkom
grosir-buah-surabaya

Sindikat dugaan pencurian kabel tembaga milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) beraksi di siang bolong. Tanpa rasa was-was digrebek aparat penegak hukum, mereka dengan santai menarik kabel yang tertanam di dalam tanah di sepanjang Jalan Keputran Surabaya.

Dari pengamatan yang dilakukan pada Rabu siang, 30 Juli 2025, tampak beberapa pekerja menggunakan alat penggali dan pemotong kabel beraksi dengan cekatan. Area yang digali bertepatan dengan pekerjaan pemasangan U ditch di sepanjang Jalan Keputran Surabaya. Saat pekerjaan pemasangan U ditch itulah, pelaku memanfaatkan kesempatan menarik kabel tembaga milik Telkom.

Setelah kabel berhasil ditarik dari dalam tanah, pekerja lain langsung memotongnya menjadi beberapa bagian. Kemudian dinaikkan ke dalam kendaraan pick up.

Aksi dugaan pencurian tersebut dilakukan di sepanjang Jalan Keputran Surabaya karena di dalamnya terdapat kabel Telkom yang terbuat dari tembaga. Nilai jualnya yang fantastis, membuat para pelaku berani menabrak aturan bahkan ancaman pidana sekalipun.

Dari informasi yang dihimpun Lintaspekoro.com, harga kabel tembaga bernilai Rp 110 ribu hingga Rp 130 ribu per kg. Harga tersebut di tingkat pedagang rongsokan. Jika sehari mampu menghasilkan ratusan kilogram tembaga dari kabel Telkom yang diambil, maka omzet yang didapat sehari oleh sindikat pencurian kabel Telkom tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

cctv-mojokerto-liem

Kabar dari seorang narasumber Lintasperkoro.com yang disampaikan pada Kamis, 31 Juli 2025, pihak Unit Jatanras Polrestabes Surabaya telah mendatangi lokasi galian kabel Telkom di Jalan Keputran Surabaya. Tapi, galian untuk penarikan kabel Telkom masih berjalan sampai dengan Kamis, 31 Juli 2025.

“Pernah digrebek Unit Jatanras Polrestabes Surabaya. Kemungkinan tidak dilanjut. Buktinya, pekerjaan galian kabel masih dilakukan,” kata sumber Lintasperkoro.com.

Dikonfirmasi perihal dugaan pencurian kabel Telkom di Jalan Keputran Surabaya yang pernah didatangi oleh Unit Jatanras Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Luthfie Sulistiawan belum merespon. (*)