Tingkat Pengangguran di Gresik Lebih Tinggi dari Jawa Timur
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Gresik lebih tinggi jika dibandingkan dengan Jawa Timur dan Nasional. Namun secara keseluruhan, TPT Kabupaten Gresik mengalami tren menurun.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik, rincian Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Gresik dari tahun 2020 sampai tahun 2024, yaitu tahun 2020 (8,21%), tahun 2021 (8%), tahun 2022 (7,84%), tahun 2023 (6,82%), dan tahun 2024 (6,45%).
Beberapa langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mengurangi jumlah pengangguran diantaranya memberikan pelatihan bagi para pencari kerja. Pelatihan yang diberikan oleh Dinas Tenaga Kerja Gresik memiliki dua kategori, diantaranya pelatihan dengan uji kompetensi dan pelatihan non uji kompetensi.
Pelatihan yang memiliki uji kompetensi memiliki output sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi/Kementerian Tenaga Kerja (BNSP/Kemnaker). Sedangkan pelatihan yang non uji kompetensi dilaksanakan secara internal di perusahaan khusus untuk program pemagangan dalam negeri yang nantinya peserta yang lolos akan melanjutkan untuk magang. Lalu setelah masa evaluasi akan diterima sebagai karyawan di perusahaan tersebut.
Pelatihan uji kompetensi dilaksanakan dengan tujuan memenuhi industri dan pasar kerja, sedangkan pelatihan non uji kompetensi dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan, dan keahlian dengan cara kewirausahaan (entepreneur).
Pelatihan dengan uji kompetensi yang diselenggarakan oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja selama tahun 2022 sebanyak 16 kejuruan, diantaranya Ahli K3 Umum; Operator Scaffolding; Operator Excavator; teknis Instalasi Listrik; Desain Grafis; Bahasa Jepang; Bakery; Teknik Instalasi Listrik Rumah Tangga; Barista; Barber; Barista (Mobile Training Unit); Junior Administrative Assistant (Mobile); Customer Service (Mobile Training Unit); Pembuatan Roti dan Kue; K3 Konstruksi; dan Administrasi Perkantoran dengan total 323 peserta.
Pelatihan non uji kompetensi diantaranya operator mekanik, operator elektrik, operator produksi, operator pemesinan. Selain memberikan pelatihan, upaya lainnya yakni dengan penempatan tenaga kerja disabilitas, pemberdayaan PMI purna, dan perluasan kesempatan kerja.
Dilansir dari BPS Gresik, perusahaan di Gresik dan jumlah tenaga kerja yang diserap rinciannya sebagai berikut :
Tahun 2020 :
- 3.991 perusahaan
167.996 tenaga kerja
Tahun 2021
- 4.830 perusahaan
- 235.675 tenaga kerja
Tahun 2022
- 5.090 perusahaan
- 239.668 tenaga kerja
Tahun 2023
- 6.441 perusahaan
- 311.072 tenaga kerja.
Tahun 2024
- 6.648 perusahaan
- 322.194 tenaga kerja.
Editor : Bambang Harianto