Bangladesh Lakukan Pengadaan Pupuk Baru
Sebagai langkah proaktif untuk menjaga produktivitas pertanian nasional, Pemerintah Bangladesh telah menyetujui dua proposal pengadaan utama dengan total 75.000 metrik ton pupuk senilai lebih dari USD 32,6 juta. Langkah strategis ini dirancang untuk memastikan pasokan pupuk tanpa gangguan menjelang musim tanam mendatang, memperkuat komitmen negara untuk mendukung petani dan mempertahankan hasil panen.
Berdasarkan proposal pertama, Bangladesh Chemical Industries Corporation (BCIC), yang beroperasi di bawah Kementerian Perindustrian, akan mengimpor 40.000 metrik ton urea granular curah dari SABIC Agri-nutrients Company, Arab Saudi, sebagai bagian dari lot ke-10 untuk Tahun Anggaran 2026. Perjanjian ini memiliki nilai kontrak sebesar USD 16,3 juta.
Melengkapi upaya ini, Badan Pengembangan Pertanian Bangladesh (BADC) Kementerian Pertanian akan membeli 35.000 metrik ton Kalium Muriat (MoP) untuk lot ke-7. Impor ini akan difasilitasi melalui kerja sama pemerintah-ke-pemerintah (G2G) dengan Perusahaan Ekonomi Luar Negeri Rusia (Prodintorg), yang juga bernilai USD 16,3 juta.
Komite peninjau telah menyetujui kedua proposal tersebut, menyadari pentingnya kedua proposal tersebut dalam menjaga kestabilan rantai pasok input pertanian esensial. Para pejabat menekankan bahwa impor tepat waktu ini sangat penting untuk mendukung petani selama periode puncak produksi, memastikan ketahanan pangan dan pertumbuhan pertanian nasional tetap kokoh. (*)
Editor : S. Anwar