Penyebab Ratusan Kontainer Terbakar di Kapal One Henry Hudson

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Kebakaran kontainer di Kapal One Henry Hudson
Kebakaran kontainer di Kapal One Henry Hudson
grosir-buah-surabaya

Kebakaran besar terjadi di kapal ONE Henry Hudson (8.212 TEU) saat berlabuh di Terminal Kontainer Yusen, Pelabuhan Los Angeles, Amerika Serikat, yang mengakibatkan lebih dari 100 kontainer hancur, termasuk beberapa di antaranya berisi bahan berbahaya. Kapal yang terdaftar di bawah bendera Panama ini sedang berlayar dari Tokyo ke Los Angeles, menurut data VesselFinder.

Insiden kebakaran container di kapal ONE Henry Hudson ini merupakan salah satu yang paling serius di pelabuhan Los Angeles pada tahun 2025.

Kronologi

Pukul 18.30 tanggal 21 November 2025 (waktu AS): Kebakaran listrik terjadi di dek bawah.

Pukul 20.00: Ledakan besar di area dek tengah menyebabkan pemadaman listrik, yang dengan cepat menyebarkan api.

Perkiraan awal menunjukkan 40 kontainer terbakar, tetapi LAFD memperbarui jumlah tersebut menjadi sekitar 100 kontainer yang terdampak, termasuk bahan berbahaya.

Lebih dari 180 petugas pemadam kebakaran dan beberapa kapal pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Karena kekhawatiran akan asap beracun dari bahan kimia yang terbakar, perintah untuk tetap di tempat dikeluarkan pada tengah malam tanggal 21 November 2025 bagi penduduk di wilayah Wilmington & San Pedro: "Masuk ke dalam ruangan, tutup jendela, matikan AC, dan isolasi diri di ruangan tertutup."

Perintah tersebut dicabut pada pagi hari tanggal 22 November setelah api sebagian besar terkendali.

Status Kapal dan Tanggap Darurat :

Seluruh 23 awak kapal dievakuasi dengan selamat, tanpa korban jiwa.

Karena risiko api menyebar ke dermaga, kapal ditarik keluar dari pelabuhan pada pagi hari tanggal 22 November 2025 dan berlabuh di lepas pantai untuk melanjutkan upaya pemadaman kebakaran.

Jembatan Vincent Thomas di dekatnya ditutup sementara karena risiko dari ledakan sebelumnya.

Dampak pada Operasi Pelabuhan dan Logistik:

4 dari 7 terminal di Pelabuhan LA terpaksa menghentikan sementara operasinya.

Risiko-risiko tersebut meliputi :

Keterlambatan jadwal pengiriman di Pantai Barat AS.

Kepadatan dermaga, penutupan jembatan, dan berkurangnya kapasitas penanganan kargo.

Kontainer berisi bahan berbahaya mungkin akan dikenakan pemeriksaan/penahanan yang diperpanjang.

Perusahaan pelayaran mungkin perlu menyesuaikan ETA/ETD atau mengganti terminal/dermaga.

Pembaruan :

Belum ada konfirmasi resmi mengenai bahan kimia spesifik yang ada di kapal, tetapi laporan menunjukkan kemungkinan termasuk baterai lithium-ion dan bahan peledak lainnya. Api sebagian besar telah terkendali, tetapi belum sepenuhnya padam.

Upaya pemadaman kebakaran akan terus berlanjut hingga tim penyelamat tiba di lokasi kejadian. (*)