Maroko akan Meningkatkan Pasokan Pupuk ke India
Perusahaan milik negara Maroko, OCP Nutricrops berencana memasok hampir $3 juta ton pupuk fosfat, termasuk DAP dan TSP, ke India pada akhir tahun 2025.
Maroko berencana memasok hampir 3 juta ton (MT) pupuk fosfat diammonium fosfat (DAP) dan tripel superfosfat (TSP) ke India pada akhir tahun melalui perusahaan milik negaranya, OCP Nutricrops. Langkah ini diharapkan dapat meringankan kendala pasokan di India setelah Tiongkok menghentikan ekspor nutrisi tanah utama awal tahun ini.
Pada awal tahun 2025, India dan OCP Nutricrops menandatangani perjanjian dengan enam mitra—termasuk National Fertilisers, Paradeep Phosphates, Indian Phosphate, dan Hindustan Urvarak & Rasayan—untuk memasok 2,5 MT pupuk fosfat.
“Selama Januari-Oktober 2025, kami memasok 22% kebutuhan DAP dan TSP India,” ujar juru bicara resmi OCP.
Diversifikasi Pasokan India
Tiongkok mulai membatasi pasokan DAP pada tahun 2023 dan sepenuhnya menghentikan ekspor pada awal tahun 2025. India, yang mengonsumsi 10-11 MT DAP per tahun, memenuhi sekitar 60% kebutuhannya melalui impor dari Rusia, Maroko, Arab Saudi, Yordania, Mesir, dan Tiongkok. Produksi DAP dalam negeri juga bergantung pada batuan fosfat impor.
Pada bulan November 2025, pejabat Kementerian Luar Negeri, yang dipimpin oleh Sekretaris (Selatan) Neena Malhotra, bertemu dengan Ketua dan CEO OCP Group Mostafa Terrab di Rabat untuk memperkuat pengaturan pasokan pupuk dan fosfat jangka panjang.
India menandatangani kontrak jangka panjang pertamanya dengan OCP pada tahun 2023, menyetujui impor 1,7 MT pupuk fosfat selama kunjungan Menteri Pupuk Mansukh Mandaviya ke Rabat.
Melampaui Perdagangan
OCP memegang 28% saham di Paradeep Phosphate dan memiliki usaha patungan, Indo Maroc Phosphore SA, dengan Chambal Fertilizers dan Tata Chemicals untuk mengamankan bahan baku produksi pupuk di India.
Maroko, yang memiliki 70�dangan fosfat terbesar di dunia, telah muncul sebagai mitra utama India dalam pengadaan pupuk.
OCP memasok seperlima dari fosfat batuan India, sepertiga dari asam fosfatnya, dan pangsa yang signifikan dalam impor pupuk fosfat.
OCP bekerja sama dengan Dewan Penelitian Pertanian India telah melakukan uji coba lapangan untuk mengevaluasi TSP di seluruh zona agroklimat dalam sistem pertanaman termasuk padi, jagung, kacang gude, dan kacang tanah selama satu tahun terakhir. Hasil awal menunjukkan peningkatan hasil panen dan uji coba lapangan akan dilanjutkan untuk dua siklus tanam berikutnya, ujar seorang pejabat. (*)
Editor : S. Anwar