Polsek Sedati Diuji Nyali untuk Membubarkan Sabung Ayam di Desa Pepe
Kepolisian khususnya Polsek Sedati jajaran Polresta Sidoarjo punya tanggungjawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Namun, kewajiban Polsek Sedati itu seakan gugur manakala berhadapan dengan aktivitas sabung ayam yang meresahkan masyarakat di Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.
Aktivitas sabung ayam di Desa Pepe menjadi uji nyali bagi aparat Polsek Sedati yang dipimpin oleh Iptu Masyita Dian Sugianto, apakah berani menertibkan atau membiarkan. Iptu Masyita Dian Sugianto saat dikonfirmasi perihal maraknya sabung ayam di Desa Pepe oleh Lintasperkoro, hanya terdiam membaca sekian kalimat informasi sekaligus konfirmasi yang dikirim melalui nomor Whatsapp-nya.
Padahal, sabung ayam di Desa Pepe dinilai meresahkan oleh masyarakat Sedati. Bukan tanpa sebab. Seorang warga Sedati berinisial Ws, mengaku sabung ayam di Desa Pepe bisa memicu berbagai tindakan kriminal lainnya.
“Karena sabung ayam di Desa Pepe, ada taruhannya, perjudian. Jika seseorang kalah judi, pasti pikirannya kalut. Dia tidak terima, dan akan nombok lagi. Jika uangnya habis, bisa memicu terjadinya pencurian dan lain-lain. Inilah yang kami khawatirkan di Sedati ini,” ucap Ws kepada Lintasperkoro pada Rabu, 28 Januari 2026.
Ws menduga, gelanggang arena sabung ayam di Desa Pepe punya backup kuat, sehingga sekelas Polsek Sedati nyalinya ciut untuk menertibkannya. Harapannya, Polresta Sidoarjo turun untuk menertibkannya.
“Ada banyak faktor kenapa sampai saat ini, pihak Polsek Sedati belum menertibkan sabung ayam di Desa Pepe. Bisa saja karena bekingannya orang kuat, adanya ‘upeti’ yang masuk ke oknum Polsek Sedati, atau memang malas untuk menertibkan. Maka, PROPRAM dan Inspektorat Polri harus mengevaluasi kinerja dari Kapolsek Sedati dan jajarannya. Kami warga cuma berharap agar sabung ayam di Desa Pepe segera ditertibkan. Proses hukum panitia dan pelakunya,” tegasnya. (*)
Editor : Bambang Harianto