Bupati Pasuruan Serap Aspirasi Warga di Desa Kepulungan
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo atau kerap disapa Mas Rusdi mengunjungi obyek wisata pemandian air panas di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (18/3/2026) dini hari. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat di sektor wisata untuk meningkatkan ekonomi desa.
Kegiatan tersebut, juga dihadiri tokoh masyarakat, pelaku usaha, Kepala Desa Kepulungan dan beberapa Kepala Desa lainnya, Camat Gempol, Babinsa Kepulungan, serta pengelola wisata dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Agenda itu diakhiri dengan sahur bersama sebagai simbol kedekatan Pemerintah dengan masyarakat.
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo atau kerap disapa Mas Rusdi menyatakan komitmennya untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif serta mempermudah perizinan.
"Kami terbuka untuk semua pelaku usaha. Saya sudah instruksikan seluruh jajaran agar tidak mempersulit perizinan, terutama untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan. Jika ada dinas yang mempersulit, silakan beri tahu kepada saya, akan saya tindak tegas," tegas Bupati Pasuruan.
Bupati Pasuruan menambahkan, investasi menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Sejak awal, komitmen kami adalah memajukan Pasuruan. Tujuannya jelas, agar masyarakat sejahtera bersama," kata Bupati Pasuruan.
Selain itu, Bupati Pasuruan juga menyoroti soal pengelolaan dan promosi wisata desa secara profesional. Ia menilai, potensi wisata yang besar harus didukung dengan strategi yang tepat.
“Kunci wisata berkembang adalah tata kelola yang baik dan branding yang kuat. Manfaatkan jejaring media sosial, baik itu cetak, online serta TikTok, Instagram, dan Facebook, dan libatkan influencer yang memiliki flower banyak agar jangkauan promosi semakin luas,” ujarnya.
Menurut Bupati Pasuruan, promosi digital perlu dilakukan secara terencana dan bijak, serta didukung dengan permodalan yang memadai agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono dalam diskusinya dengan Bupati Pasuruan menyampaikan kondisi pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan dalam pengembangan di Desa Kepulungan maupun di tempat wisata itu. Karena persoalan sampah tidak bisa dianggap enteng.
"Perlu ditangani bersama. Pemkab Pasuruan harus memberikan solusi guna menyelesaikan soal sampah," ungkap Kepala Desa Kepulungan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutedjo menekankan pentingnya sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi. Karena pengelolaan sampah harus dimulai dari pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan. Kebersihan menjadi kunci utama, baik di lingkungan desa maupun destinasi wisata. Yakinlah wisata yang bersih akan meningkatkan daya tarik pengunjung,” ucapnya.
Disamping itu, Rochmat selaku Ketua Unit Wisata Sumber Air Panas Kepulungan mengatakan, terkait wisata berharap adanya dukungan konkret dari Pemerintah dalam mengatasi kendala yang dihadapi.
“Kami berharap ada dukungan nyata, karena tujuan kami dengan program Bupati Pasuruan sama, yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui wisata desa,” ujar Rochmat.
Rochmat menambahkan, keberadaan wisata memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Sebab Wisata bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga sumber penghidupan. Ketika wisata berkembang, ekonomi warga ikut tumbuh,” katanya.
Disisi lain, soal isu ekonomi dan lingkungan, persoalan status lahan juga menjadi perhatian oleh Kepala Desa Jerukpurut, Slamet. Slamet mempertanyakan status lahan yang telah lama dikelola masyarakat, itu bagaimana sistimnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pasuruan menjelaskan bahwa lahan yang telah dikelola dalam jangka waktu panjang memiliki peluang untuk diajukan sebagai hak milik.
“Misalnya, jika lahan telah dikelola minimal sekitar 20 tahun, dapat diajukan untuk memperoleh pengakuan hak milik, tentu melalui proses administrasi dan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku,” terang Bupati Pasuruan. (Dik)
Editor : S. Anwar