Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Berantas Mafia BBM Ilegal

avatar Mula Eka P.
  • URL berhasil dicopy
Barang bukti BBM ilegal yang diamankan Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung
Barang bukti BBM ilegal yang diamankan Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung
grosir-buah-surabaya

Tim Hiu Macan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menunjukkan taringnya dalam memberantas praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dalam operasi yang berlangsung sejak Senin malam hingga Selasa dini hari (13 & 14 April 2026), petugas Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung menggagalkan upaya peredaran BBM ilegal di kawasan Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang.

​Operasi ini dilakukan berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan terhadap aktivitas mencurigakan di jalur menuju kawasan tambang. Dalam penggerebekan tersebut, Tim Hiu Macan Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil mencegat dan mengamankan dua unit kendaraan yang digunakan untuk mengangkut BBM tanpa izin sah, yang terdiri dari 1 unit mobil Daihatsu Sigra dan 1 unit mobil Suzuki Carry (angkot).

​Saat dilakukan penggeledahan, petugas Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung menemukan puluhan jerigen berisi BBM yang disembunyikan di dalam kabin kendaraan tersebut. 

​Berdasarkan pemeriksaan awal, diketahui bahwa puluhan jerigen BBM tersebut didapatkan dari para pengerit yang beroperasi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seputaran Kota Pangkalpinang & Belinyu. ​Modus yang digunakan adalah dengan membeli BBM secara berulang atau menyalin dari tangki kendaraan ke jerigen, yang kemudian dikumpulkan untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi. 

Rencananya, BBM ilegal tersebut akan didistribusikan dan dijual kepada para
penambang timah yang beroperasi di wilayah Tanjung Bunga, Pangkalpinang. Praktik ini dinilai sangat merugikan karena selain ilegal, juga memicu kelangkaan BBM bersubsidi bagi masyarakat umum di SPBU. ​

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi praktik mafia BBM yang merugikan masyarakat luas, terutama yang memanfaatkan BBM subsidi untuk kepentingan pertambangan ilegal," tegas salah satu personel Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung di lapangan. 

​Saat ini, kedua unit mobil beserta puluhan jerigen BBM telah diamankan di Mako Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk proses penyidikan lebih lanjut. Petugas Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung tengah melakukan pemeriksaan terhadap sopir dan pemilik kendaraan guna mengungkap jaringan pengerit yang memasok BBM tersebut.

​Penindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta menjaga stabilitas distribusi BBM di wilayah Kota Pangkalpinang dan sekitar. (*)