Bea Cukai Dan Satpol PP Kabupaten Gresik Razia Toko di Gresik Utara

Petugas gabungan melakukan razia ke toko kelontong di wilayah Gresik Utara. Dari hasil penelusuran, petugas mendapati toko di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, menjual rokok ilegal.
"Ditemukan rokok ilegal rokok premium bold sebanyak 5 bungkus, barang bukti diamankan petugas Bea Cukai Gresik," kata Kepala Satpol PP Gresik, Suprapto, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: 2 Warga Desa Gunung Rancak Disidang Dalam Kasus Rokok Ilegal di Pengadilan Negeri Surabaya
Suprapto menyatakan, petugas juga mendatangi 15 toko yang menjual rokok. Seluruhnya diberikan imbauan untuk tidak menjual rokok ilegal karena peredarannya merugikan negara.
"Diberikan imbauan kepada pemilik toko atau warkop yang sekaligus penjual rokok ilegal supaya tidak mengulangi," ujarnya.
Baca Juga: Hasan Basri, Warga Desa Pamaroh Terancam 5 Tahun Penjara Karena Jual Rokok Tanpa Cukai
Suprapto menambahkan, razia ini juga bagian sosialisasi gempur rokok ilegal. Bahkan dilakukan 'Door to Door' ke masyarakat.
Dalam kesempatan itu, petugas juga memberikan edukasi ciri-ciri rokok ilegal yang tidak boleh dijual antara lain tidak dilekati dengan pita cukai (rokok polos).
Baca Juga: Jual Rokok Ilegal, Warga Desa Jatirejo Dituntut Dipenjara 2 Tahun
Kemudian, ciri lain adalah rokok yang dilekati dengan pita cukai palsu, dilekati dengan pita cukai bekas, dan/atau dilekati dengan pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya.
"Kami harap jika masyarakat yang menemukan toko atau penjual rokok ilegal bisa melapor ke kami sehingga bisa langsung kami tindak lanjuti," ujarnya. (adi)
Editor : Syaiful Anwar