Bahaya Bebek Dimasak dengan Bodrex
Salah satu trik memasak daging supaya empuk, yaitu dengan menggunakan Bodrex. Tapi cuma 2 sampai 3 butir buat 1 panci. Namun tahukah Anda bahaya dari pemakaian Bodrex untuk membuat daging empuk.
Memasak daging bebek dengan Bodrex atau obat sakit kepala lainnya agar cepat empuk adalah praktik yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Bodrex mengandung bahan aktif parasetamol (asetaminofen) dan kafein. Memanaskan obat ini dalam suhu tinggi saat memasak akan mengubah fungsi obat menjadi racun yang merusak organ vital.
Dampak Kesehatan Memasak dengan Bodrex :
1. Pembentukan Senyawa Beracun (4-Aminofenol)
Ketika parasetamol dipanaskan hingga mendidih dalam waktu lama, zat tersebut mengalami hidrolisis. Proses ini memecah parasetamol menjadi senyawa kimia baru bernama 4-aminophenol.
2. Kerusakan Hati Akut (Hepatotoksik)
Senyawa 4-aminophenol bersifat sangat beracun bagi sel-sel hati. Konsumsi jangka panjang atau dosis tinggi dari daging yang terkontaminasi zat ini dapat menyebabkan gagal hati akut.
3. Gagal Ginjal
Selain hati, ginjal bertugas menyaring racun dari makanan. Senyawa pecahan parasetamol ini dapat merusak tubulus ginjal, memicu nefritis, hingga menyebabkan gagal ginjal kronis.
4. Kerusakan Nutrisi Daging
Obat sakit kepala yang direbus bersama daging justru akan merusak kandungan protein alami di dalam daging bebek tersebut, sehingga menurunkan nilai gizinya.
Banyak cara alamiah yang sehat untuk sekedar mengempukkan daging bebek, dengan daun pepaya atau buah nanas misalnya.
Referensi Jurnal Penelitian Praktik tidak etis pengempukan daging dengan parasetamol telah diteliti dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional:
1. Jurnal Heliyon (2023) Judul Studi : Meat tenderization using acetaminophen (paracetamol/APAP).
Temuan : Penelitian ini mengulas bahaya penggunaan parasetamol (acetaminophen) oleh pedagang atau rumah tangga. Studi menegaskan bahwa selama proses memasak, parasetamol terhidrolisis menjadi 4-aminophenol yang terbukti merusak hati dan ginjal hingga memicu kegagalan organ. Detailnya dapat dibaca di Jurnal Heliyon melalui ScienceDirect.
2. Jurnal Review Internasional (Pure UG / Eurekaselect)
Judul Studi : The Unethical Use of Paracetamol As a Food Tenderizer.
Temuan : Studi melacak maraknya penggunaan parasetamol ilegal sebagai pengempuk makanan di beberapa negara berkembang karena alasan menghemat gas/bahan bakar. (*)
Editor : S. Anwar