Jejak Pengabdian Panjang Benny Utama dari Jaksa ke DPR RI

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Benny Utama
Benny Utama
grosir-buah-surabaya

Panggung politik Sumatera Barat tidak bisa dilepaskan dari nama H. Benny Utama, S.H., M.M. Politikus senior dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini dikenal sebagai figur tangguh yang memiliki kedekatan emosional luar biasa dengan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pasaman. Melalui Pemilu 2024, pria kelahiran 1 September 1961 ini sukses naik kelas ke tingkat nasional setelah terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) periode 2024–2029 untuk Daerah Pemilihan Sumatera Barat II.

Latar Belakang dan Fondasi Hukum

Lahir di Jakarta, Benny Utama menghabiskan masa kecil dan remajanya di Lubuk Sikaping, Pasaman. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 2 Lubuk Sikaping dan SMEP Negeri Lubuk Sikaping, sebelum akhirnya kembali ke ibu kota untuk menamatkan sekolah di SMPP 35 Jakarta pada tahun 1980.

Ketertarikannya pada dunia hukum membawanya pulang ke Ranah Minang untuk menempuh kuliah di Jurusan Hukum Pidana Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat di Bukittinggi hingga meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1985. Haus akan ilmu, di tengah kesibukannya kelak, Benny melanjutkan studi pascasarjana dan sukses meraih gelar Magister Manajemen konsentrasi Manajemen Publik dari Universitas Negeri Padang (UNP) pada tahun 2003.

Mengawali Karier sebagai Jaksa hingga Menjadi Pemimpin Daerah

Sebelum terjun ke dunia politik praktis, Benny Utama adalah seorang aparat penegak hukum. Pada tahun 1987, ia memulai karier profesionalnya sebagai Jaksa di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Dedikasinya di dunia korps adhyaksa ini ia jalani selama lebih dari satu dekade hingga tahun 1999.

Titik balik karier politiknya dimulai pada tahun 2000, saat ia terpilih sebagai Wakil Bupati Pasaman mendampingi Bupati melalui sistem perwakilan di DPRD Pasaman. Sejak saat itu, perjalanan politik Benny penuh dengan dinamika yang menguji ketangguhannya:

Pilkada 2005 & 2015: Ia sempat mengalami kekalahan dalam kontestasi Pilkada langsung. Namun, kekalahan tersebut tidak membuatnya surut dari panggung pengabdian.

Ketua DPRD Pasaman (2009): Benny bangkit dengan memenangkan kursi legislatif dan langsung dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pasaman.

Bupati Pasaman Periode Pertama (2010–2015): Setahun setelah memimpin DPRD, ia maju dalam Pilkada 2010 dan sukses terpilih sebagai Bupati Pasaman bersama wakilnya, Daniel Lubis.

DPRD Sumatera Barat (2019): Setelah menyelesaikan periode pertamanya dan sempat jeda, ia terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat pada Pemilu 2019.

Bupati Pasaman Periode Kedua (2021–2023): Puncak kecintaan masyarakat Pasaman terlihat pada Pilkada 2020. Benny Utama yang berpasangan dengan Sabar A.S. maju sebagai calon tunggal dan menang mutlak melawan kotak kosong.

Melepas Kursi Bupati Demi Memperjuangkan Sumbar di Senayan

Pada tahun 2023, demi tanggung jawab dan visi pembangunan yang lebih luas, Benny Utama mengambil keputusan besar. Ia memilih mundur dari jabatannya sebagai Bupati Pasaman di periode kedua demi memenuhi amanah partai untuk bertarung di tingkat pusat pada Pemilu 2024.

Langkah berani tersebut membuahkan hasil manis. Kedekatan dan investasinya dalam membangun daerah selama bertahun-tahun membuat masyarakat Dapil Sumatera Barat II menjatuhkan pilihan kepadanya. Benny Utama melenggang ke Senayan setelah berhasil mengantongi 75.255 suara sah dan resmi dilantik sebagai Anggota DPR-RI pada 1 Oktober 2024.

Dengan rekam jejak yang lengkap—mulai dari jaksa, ketua DPRD, bupati dua periode, hingga kini menjadi wakil rakyat di DPR-RI—Benny Utama siap membawa segudang pengalaman birokrasi dan kepemimpinannya untuk mengawal aspirasi serta mempercepat pembangunan di Sumatera Barat. (*)