Arya Fernandes, Eks Jurnalis yang Kini Jadi Motor Riset Politik CSIS Indonesia

avatar M Ruslan
  • URL berhasil dicopy
Arya Fernandes
Arya Fernandes
grosir-buah-surabaya

Lanskap riset politik dan dinamika opini publik di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran para peneliti muda yang kritis dan objektif. Salah satu nama yang kini memegang posisi strategis di lembaga pemikir papan atas tanah air adalah Arya Fernandes.

Saat ini, Arya Fernandes mengemban amanah penting sebagai Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial di Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia. Sejak bergabung dengan CSIS pada Agustus 2014, ia konsisten mengawal berbagai riset strategis mengenai arah politik nasional.

Spesialis Survei Opini Publik Sejak Tahun 2009

Keahlian Arya Fernandes dalam membaca peta politik tanah air telah diasah selama lebih dari 15 tahun. Sejak tahun 2009, ia telah memimpin berbagai survei pendapat umum (opini publik), baik di tingkat nasional maupun daerah.

Riset dan jajak pendapat yang dilakukannya berfokus pada penilaian tren krusial, di antaranya :

Tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kebijakan pemerintah.

Tingkat partisipasi politik masyarakat dan keterlibatan warga dalam proses demokrasi.

Dinamika masyarakat sipil (civil society).

Persepsi publik terhadap partai politik serta kandidat presiden yang bertarung di pemilu.

Berakar dari Dunia Jurnalistik dan Konsultan Politik

Sebelum melabuhkan kariernya di CSIS, Arya Fernandes telah menyelami dunia informasi dan strategi politik dari berbagai sudut pandang. Ia tercatat pernah mengawali kariernya sebagai jurnalis di harian terkemuka, Media Indonesia. Pengalaman di lapangan sebagai kuli tinta ini membentuk ketajamannya dalam menganalisis sebuah isu.

Setelah berkecimpung di dunia pers, Arya Fernandes kemudian beralih ke industri riset dengan menjabat sebagai Manajer Riset di Charta Politika Indonesia, sebuah lembaga konsultan dan riset politik nasional terkemuka.

Latar Belakang Pendidikan

Fondasi keilmuan Arya Fernandes dibangun dari institusi pendidikan tinggi Islam dan swasta terkemuka di Jakarta. Ia meraih gelar Sarjana (S1) dari Jurusan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ingin memperdalam keahlian strategisnya, Arya Fernandes kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S2) dan berhasil meraih gelar master dari Paramadina Graduate School of Political Communication, Universitas Paramadina, Jakarta.

Melalui rekam jejaknya dari ruang redaksi media hingga memimpin departemen riset di CSIS, Arya Fernandes terus memberikan kontribusi penting berupa data dan analisis yang jernih di tengah kompleksnya konstelasi politik Indonesia. (*)