Andy Rif: Nyaris Jadi Vokalis Dewa 19 dan Gigi
Pada pertengahan 1990-an, industri musik Indonesia sedang mengalami pergeseran besar. Band-band rock alternatif mulai merajai panggung, dan di tengah itu, seorang pemuda bernama Andy—yang kelak dikenal sebagai vokalis Rif—ternyata pernah hampir bergabung dengan dua band besar: Dewa 19 dan Gigi.
Kisah ini bermula ketika Armand Maulana memutuskan keluar dari Next Band dan bersama Thomas Ramdhan membentuk Gigi pada tahun 1994. Saat itu, Gigi sedang mencari vokalis, dan salah satu nama yang masuk radar mereka adalah Andy.
Andy, yang saat itu masih mencari arah dalam bermusik, sempat dipertimbangkan untuk mengisi posisi vokalis. Namun, takdir berkata lain—Gigi akhirnya memilih Armand Maulana, dan Andy melanjutkan perjalanannya sendiri.
Beberapa tahun setelahnya, ketika Ari Lasso keluar dari Dewa 19 pada akhir 90-an karena masalah pribadi, posisi vokalis Dewa 19 kosong. Ahmad Dhani, sang maestro di balik Dewa, mulai mencari pengganti yang sepadan.
Salah satu kandidat yang dipertimbangkan adalah Andy. Dhani menilai karakter vokal Andy cocok dengan warna musik Dewa 19 yang mulai bereksperimen dengan nuansa lebih dewasa dan progresif.
Namun, Andy menolak tawaran tersebut. Alasannya? Pada saat itu, Rif sedang menanjak popularitasnya dengan lagu-lagu seperti "Radja" dan "Bunga". Ia merasa sudah berada di jalur yang tepat bersama bandnya sendiri.
Takdir yang Berbeda, Karier yang Gemilang
Akhirnya, Gigi tetap bersama Armand Maulana, Dewa 19 menemukan vokalis baru seperti Once Mekel, dan Andy tetap dengan Rif. Meski tidak bergabung dengan dua band besar tersebut, Andy tetap menjadi salah satu ikon rock Indonesia dengan ciri khas suara serak dan gaya nyentriknya.
Jika Andy menerima salah satu tawaran itu, mungkin sejarah musik Indonesia akan sedikit berbeda. Namun, justru karena pilihan inilah, kita bisa menikmati tiga band besar dengan karakter yang unik—Dewa 19 dengan Once, Gigi dengan Armand, dan Rif dengan Andy. (*)
Editor : Bambang Harianto