Hari Gembira Aidil Fitri ke 66 Digelar di Kelurahan Gunting Saga

Reporter : -
Hari Gembira Aidil Fitri ke 66 Digelar di Kelurahan Gunting Saga
Hari Gembira Aidil Fitri ke 66

Pesta rakyat dan tradisi bernama Hari Gembira Aidil Fitri (Hagaf) kembali digelar tahun 2025 ini. Hari Gembira Aidil Fitri di tahun 2025 ini memasuki tahun ke-66 yang digelar setiap tahun setelah Hari Raya Idul Fitri.

Pada penyelenggaraan tahun 2025 ini, Hari Gembira Aidil Fitri (Hagaf) digelar meriah dan penuh suka cita oleh masyarakat dan pemuda Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara

Perhelatan Hari Gembira Aidil Fitri (Hagaf) mendapat dukungan penuh dari seluruh warga Keluraham Gunting Saga, termasuk dukungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri serta Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Dalam pembukaan Hari Gembira Aidil Fitri, tampak hadir Komandan Koramil (Danramil) Kualuh Selatan, Kapolsek Kualuh Selatan, dan personil Polres Labuhanbatu. Tampak hadir pula Johan Harahap selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu Utara dari Fraksi Partai NasDem.

Dalam sambutannya, Johan Harahap mengatakan bahwa perlunya dukungan dari semua pihak, baik masyarakat, Pemerinatah Daerah, dan seluruh stakeholder dalam rangka menjaga tradisi Hari Gembira Aidil Fitri (Hagaf). Hari Gembira Aidil Fitri (Hagaf) bukan sekedar event temporal, Hari Gembira Aidil Fitri (Hagaf) sudah menjadi DNA masyarakat Kelurahan Gunting Saga.

“Saya menghimbau kepada kita semua, mari kita peduli dan memperhatikan serta dukungan dalam bentuk apapun agar tradisi Hari Gembira Aidil Fitri (Hagaf)  ini tetap eksis sampai kapan pun. Semuanya bisa kita eksekusi jika kita saling menjaga kekompakan,” kata Johan Harahap, Rabu 2 April 2025.

Ketua Panitia Hari Gembira Aidil Fitri (Hagaf), Meyrio Iskandar Purba mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang mendukung penyelenggaraan Hari Gembira Aidil Fitri (Hagaf).

“Semoga ini menjadi awal baru terciptanya nuansa Hagaf yang berbeda serta menuju pada peningkatan dan perbaikan,” katanya. (*)

Editor : Bambang Harianto