Dosen Universitas Wijaya Putra Gelar Pelatihan Karakter di MTs Darul Ulum
Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen Universitas Wijaya Putra di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Ulum memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan kesejahteraan psikologis siswa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dosen Universitas Wijaya Putra, yaitu Dr. Nur Irmayanti, S.Psi., M.Psi. dan Fifin Dwi Purwaningtyas, S.Psi., M.Psi.
Program Pengabdian kepada Masyarakat oleh Dosen Universitas Wijaya Putra tersebut sebagai wujud kontribusi akademisi dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan inklusif.
Program dirancang dengan pendekatan edukatif, reflektif, dan partisipatif yang berfokus pada penguatan konsep diri, pencegahan perilaku bullying, peningkatan keterampilan sosial, serta pengelolaan emosi siswa. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara interaktif, sehingga siswa MTs Darul Ulum terlibat aktif dalam setiap proses pembelajaran.
Melalui pelatihan “Kenali Dirimu”, siswa MTs Darul Ulum diajak mengenali potensi, kekuatan, dan keunikan diri masing-masing. Kegiatan ini membantu siswa MTs Darul Ulum membangun rasa percaya diri, menerima diri secara positif, serta menumbuhkan sikap saling menghargai. Refleksi melalui jurnal pribadi menjadi sarana bagi siswa MTs Darul Ulum untuk mengekspresikan perasaan dan pemahaman diri secara lebih terbuka.
Dalam upaya menciptakan sekolah yang ramah dan aman, program ini juga menggelar simulasi anti-bullying dan diskusi nilai empati. Siswa MTs Darul Ulum dilatih memahami dampak perilaku bullying serta cara merespons konflik sosial secara bijaksana. Kegiatan ini diperkuat dengan lomba poster bertema “Sekolah Ramah Teman” sebagai kampanye kreatif berbasis siswa untuk menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga keharmonisan lingkungan sekolah.
Selain itu, pelatihan komunikasi asertif dan kegiatan outbound mini dilaksanakan untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa. Melalui aktivitas kelompok, siswa belajar berkomunikasi secara terbuka, bekerja sama, serta menyelesaikan masalah bersama. Interaksi antar siswa terlihat semakin positif baik di dalam kelas maupun di luar kegiatan pembelajaran.
Pada aspek pengelolaan emosi, siswa MTs Darul Ulum dibekali pemahaman mengenai berbagai jenis emosi serta teknik relaksasi dan mindfulness. Kegiatan visualisasi emosi melalui media kreatif seperti gambar dan cerita memberikan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan secara sehat. Pendekatan ini membantu siswa menjadi lebih tenang, empatik, dan mampu mengelola emosi dalam berbagai situasi.
Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh Dosen Universitas Wijaya Putra di MTs Darul Ulum ini menunjukkan bahwa penguatan karakter dan keterampilan sosial-emosional siswa dapat dilakukan melalui pendekatan yang menyenangkan, partisipatif, dan kontekstual. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi pengembangan kegiatan serupa guna mendukung terciptanya iklim sekolah yang positif dan berkelanjutan. (*)
Editor : Bambang Harianto