Warga Desa Kandangan Ditangkap Polres Gresik Gegara Pencabulan
Seorang pelajar asal Kabupaten Gresik berinisial BI (18 tahun), jadi korban pencabulan. Atas pencabulan yang dialaminya, korban berinisial BI kemudian melaporkan ke Polres Gresik dengan tanda bukti Laporan Polisi Nomor: LP/B/21/1/2026/SPKT/Polres Gresik/Polda Jawa Timur.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Andi Muhammad Asyraf Gunawan langsung melakukan penyelidikan. Saat diselidiki, ternyata terduga pelakunya merupakan warga Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, berinisial DW (21 tahun).
Setelah teridentifikasi bahwa terduga pelaku ialah berinisial DW, Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik bergerak cepak menangkap DW di rumahnya di Desa Kandangan pada Jumat sore (23/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB
"Kurang dari 24 jam, pelaku sudah kami amankan," tegas Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya.
Peristiwa pencabulan ini terjadi pada Jumat pagi (23/1/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, tepatnya di sekitar Exit Tol Kebomas.
Saat itu, korban berinisial BI sedang mengendarai sepeda motor menuju sekolahnya. Tiba-tiba, pria berinisial DW mendekati BI saat mengendarai motor. DW dari samping motor BI, memegang bagian tubuh BI. Setelah itu, DW kabur mengendari motor.
Korban berinisial BI berusaha mengejar pelaku inisial DW, namun kondisi lalu lintas yang padat membuat DW tidak bisa terjekar oleh korban. Korban berinisial BI lalu datang ke Polres Gresik untuk membuat laporan polisi.
Saat ditangkap oleh Satreskrim Polres Gresik, didapati barang bukti dari DW antara lain jaket warna coklat kombinasi merah tua, baju ketelpak warna biru muda, sepeda motor Honda PCX putih nopol W 4150 FU, helm hitam, Handphone, Rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
DW dikenakan Pasal 414 Ayat (1) KUHP tentang tindak pidana pencabulan. AKP Arya Widjaya menegaskan, Polres Gresik berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam melindungi perempuan dan anak dari tindak kejahatan jalanan.
“Ini bentuk keseriusan dan respon cepat Polres Gresik dalam menindak tegas pelaku kejahatan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Jika mengetahui atau melihat adanya tindak pidana, masyarakat bisa langsung melapor ke kantor polisi terdekat, menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006,” ujar AKP Arya Widjaya. (*)
Editor : Bambang Harianto