Kronologi Jurnalis Diteror untuk Hapus Unggahan tentang Film Pesta Babi

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Film Pesta Babi
Film Pesta Babi
grosir-buah-surabaya

Aliansi Jurnalis (AJI) Independen Persiapan Banjarmasin mengecam keras tindakan teror dan ancaman kekerasan wartawan yang ditujukan kepada Nugroho Budi Baskoro, Jurnalis Mongabay, sekaligus anggota AJI Persiapan Banjarmasin. Ancaman ini muncul pasca-publikasi konten terkait ajakan nonton bareng film "Pesta Babi" yang telah dilaksanakan pada 8 Mei di Kalimantan Tengah. 

Kronologi Singkat

Peneroran dilakukan melalui pesan aplikasi WhatsApp dari nomor tidak dikenal. Pesan tersebut secara spesifik memaksa korban untuk menghapus unggahan di media sosial miliknya dengan narasi :

"Kepada Sdr. Nugroho Budi Baskoro hapuslah postingan instagram anda. Jika tidak jangan terkejut kalau kejadian Andrie Yunus akan terjadi kepada anda!."

Penyebutan nama "Andrie Yunus", yang merujuk pada kasus kekerasan fisik/kriminalisasi terhadap wartawan merupakan bentuk ancaman nyata yang bertujuan menciptakan rasa takut dan membungkam kebebasan berekspresi serta pers.

Atas kejadian tersebut, AJI Persiapan Banjarmasin menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Mengutuk keras segala bentuk teror :

Tindakan intimidasi terhadap Nugroho Budi Baskoro adalah serangan terhadap kemerdekaan berpendapat dan pers yang dilindungi oleh Undang-Undang.

2. Mendesak Aparat Penegak Hukum :

Kami meminta pihak Kepolisian, khususnya Polda Kalteng, mengusut tuntas identitas pengirim pesan tersebut. Teror digital tak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi hukum.

3. Menjamin Keamanan Jurnalis :

Kami mengingatkan semua pihak bahwa keselamatan Jurnalis dan pegiat media adalah prioritas. Penggunaan ancaman "kejadian Andrie Yunus" menunjukkan adanya niat jahat untuk mereplikasi kekerasan.

4. AJI Persiapan Banjarmasin akan terus mengawal kasus yang menimpa anggotanya hingga tuntas, serta memastikan proses penanganan berjalan transparan dan sesuai hukum yang berlaku. (*)