Postur APBN TA 2024 dari sisi Pendapatan Negara Rp 2.802,29 Triliun

Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Timur menyelenggarakan Press Conference Proyeksi APBN Tahun 2024 di Gedung Keuangan Negara Surabaya I.
Kepala Perwakilan Kemenkeu Jatim, Taukhid, menjelaskan bahwa proyeksi perekonomian global tahun 2024 diperkirakan membaik, demikian juga perekonomian Indonesia tahun 2024 diperkirakan mampu tumbuh 5,2%.
Baca Juga: Mia Santoso Jadi DPO di Kasus Peredaran Puluhan Ribu Botol Minuman Alkohol Impor Ilegal
Postur APBN Tahun Anggaran (TA) 2024 dari sisi Pendapatan Negara sebesar Rp2.802,29 T, sedangkan dari sisi Belanja Negara sebesar Rp3.325,12 T, sehingga akan terjadi Defisit Anggaran sebesar Rp522,83 T dan akan ada Pembiayaan Anggaran Rp522,83 T untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan dikelola dengan prudent, terukur, efisien, dan kompeten.
Baca Juga: Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I Musnahkan 8,1 Juta Batang Rokok Ilegal
"Proporsi Target Penerimaan di dominasi oleh penerimaan dari Kepabeanan dan Cukai. Hal ini dikarenakan Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penghasil Industri Hasil Tembakau (IHT) terbesar di Indonesia sehingga Penerimaan Kepabeanan dan Cukai memiliki proporsi tertinggi terutama berasal dari Penerimaan Cukai khusunya Cukai Hasil Tembakau (CHT)," imbuh Taukhid.
Baca Juga: Bea Cukai Grebek Pabrik Rokok di Pasuruan
Press Conference ini diharapkan masyarakat Jawa Timur mendapatkan informasi terkait dengan proyeksi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2024 dalam mendukung pembangunan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. (kin)
Editor : Mula Eka P.