Kisah Dewi Lanjar Sebagai Penguasa Gaib Laut Utara
Dewi Lanjar (dikenal juga sebagai Dewi Rara Kuning) adalah sosok legendaris dalam mitologi Jawa yang diyakini sebagai penguasa gaib Laut Utara (Pantura), khususnya di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Sosoknya merupakan tandingan dari Kanjeng Ratu Kidul yang menguasai Laut Selatan.
Berikut adalah rincian mengenai sejarah, mitos, dan peran Dewi Lanjar:
1. Asal-usul Nama dan Latar Belakang
Arti Nama: Kata "Lanjar" dalam bahasa Jawa merujuk pada seorang wanita yang bercerai atau menjadi janda di usia muda dan belum memiliki anak.
Kisah Hidup: Dahulu, ia adalah seorang putri cantik bernama Dewi Rara Kuning. Ia menikah dengan pria yang sangat dicintainya, namun suaminya meninggal dunia tak lama setelah pernikahan karena kecelakaan laut. Tragedi ini membuatnya sangat berduka dan ia memutuskan untuk tidak menikah lagi.
2. Perjalanan Spiritual (Moksa)
Dalam kesedihannya, Dewi Rara Kuning mengurung diri hingga akhirnya ia bertemu dengan Raja Mataram (dalam beberapa versi disebut Panembahan Senopati). Sang Raja menyarankannya untuk bermeditasi di Pantai Selatan untuk bertemu dengan Nyi Roro Kidul. Melalui meditasi yang tekun, ia mengalami moksa (raga dan jiwanya menyatu dengan alam gaib).
Ia menjadi pengikut Nyi Roro Kidul dan diperintahkan untuk menjaga wilayah Pantai Utara Jawa.
3. Hubungan dengan Raden Bahu (Bahurekso)
Salah satu legenda penting menyebutkan bahwa Dewi Lanjar pernah ditugaskan oleh Nyi Roro Kidul untuk mengganggu Raden Bahu (tokoh yang membuka hutan Gambiren di Pekalongan). Namun, karena kesaktian Raden Bahu, Dewi Lanjar gagal menjalankan tugasnya.
Akhirnya, dengan izin Raden Bahu dan Nyi Roro Kidul, ia menetap di Pekalongan sebagai penguasa laut disana.
4. Lokasi Keraton dan Kepercayaan Masyarakat
Pantai Slamaran: Masyarakat setempat meyakini bahwa istana gaib Dewi Lanjar terletak di Pantai Slamaran Indah, Pekalongan, tepatnya di sebelah sungai Slamaran.
Fenomena Anak Hilang: Terdapat mitos bahwa anak-anak yang hilang saat bermain di pantai dibawa oleh Dewi Lanjar ke istananya.
Simbol Kesejahteraan: Meskipun sering dikaitkan dengan mitos pesugihan oleh oknum tertentu, bagi banyak nelayan, Dewi Lanjar dianggap sebagai penjaga laut. Penghormatan terhadapnya sering dikaitkan dengan nilai menjaga kelestarian alam dan kearifan lokal.
5. Penggambaran Sosok Dewi Lanjar sering digambarkan sebagai wanita muda yang sangat cantik, mengenakan busana Jawa tradisional (terkadang digambarkan memakai kain batik motif Jlamprang khas Pekalongan), dan terkadang muncul di atas ombak atau bahkan terlihat di pasar-pasar tradisional Pekalongan pada waktu-waktu tertentu. (*)
Editor : Bambang Harianto