PT Fengshuo Konjac Indonesia Bangun Pabrik di Madiun, Siap Menampung Porang Petani

Reporter : -
PT Fengshuo Konjac Indonesia Bangun Pabrik di Madiun, Siap Menampung Porang Petani
Bupati Madiun bersama perwakilan investor saat audiensi

Potensi umbi porang sebagai bahan baku atau makanan jadi, membuat PT Fengshuo Konjac Indonesia kepincut masuk ke industri porang. Saat ini, PT Fengshuo Konjac Indonesia sedang membangun pabrik porang dan menyelesaikan tahapan perizinannya.

Lokasi yang dipilih oleh PT Fengshuo Konjac Indonesia yang merupakan Penanaman Modal Asing (PMA), berada di Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Setelah pabrik beroperasi dalam waktu sekian waktu ke depan, PT Fengshuo Konjac Indonesia berkomitmen menyerap hasil panen petani porang dan siap membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Madiun.

Baca Juga: Weilong dan Yanjin Shop, Dua Produsen Cemilan Porang Terbesar di China

Komitmen itu diungkapkan pada saat audiensi antara perwakilan PT Fengshuo Konjac Indonesia dengan Bupati Madiun bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun pada Rabu (26/3/2025). Turut serta pula ialah PT Hexon Grup Industrial yang bergerak di industri mainan anak, berlokasi di Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Madiun menegaskan bahwa investasi yang masuk di Kabupaten Madiun harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. Bupati Madiun sangat berharap dengan adanya investasi padat karya dapat memberikan kesempatan kerja bagi warga Kabupaten Madiun dan mampu menekan angka pengangguran.

Bupati Madiun berkomitmen penuh untuk memberikan kemudahan dan fasilitasi dalam proses penerbitan perizinan berusaha baik perizinan yang menjadi kewenangan daerah maupun pusat. Selain itu, Bupati Madiun menjamin ketersediaan tenaga kerja disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, baik dari segi kuantitas maupun keahliannya.

Terkait proses perizinannya, PT Fengshuo Konjac Indonesia telah melalui beberapa tahapan, termasuk Sosialisasi Analisis Dampak Lingkungan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang dilakukan pada Kamis, 30 Januari 2025, bertempat di pendopo Kantor Desa Sumbersari.

Baca Juga: Weilong dan Yanjin Shop, Dua Produsen Cemilan Porang Terbesar di China

Kegiatan sosialisasi Analisis Dampak Lingkungan dihadiri oleh Kepala Desa Sumbersari beserta perangkat Desa Sumbersari, musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Kecamatan Saradan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, dan tokoh masyarakat.

Perwakilan dari PT Feng Shuo Konjac Indonesia, Imanuel Lubis menyampaikan bahwa sosialisasi amdal merupakan tindak lanjut dari cita-cita Presiden Prabowo Subianto dalam rangka pengentasan kemiskinan. PT Fengshuo Konjac Indonesia sebagai PMA berdiri untuk melakukan usaha pengolahan porang yang nantinya akan diolah dan diekspor ke luar negeri.

Imanuel Lubis menyambut baik antusiasme warga Desa Sumbersari sangat tinggi dan mendukung masuknya PT Fengshuo Konjac Indonesia untuk berinvestasi dan membuka lapangan pekerjaan. PT Fengshuo Konjac Indonesia akan konsisten menciptakan lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memanfaatkan dana corporate social responsibility (CSR).

Baca Juga: Badan Karantina Tolak 647 Ton Porang Iris Kering

Saat bersamaan, Camat Saradan, Dodi Setiawan sangat mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran investor PT Fengshuo Konjac Indonesia di wilayah Saradan. Ia berharap dengan terbangunnya pabrik baru ini dapat menyerap tenaga kerja dan meningkatkan perekonomian, khususnya di Desa Sumbersari, Desa Sambirejo, dan umumnya di wilayah Saradan.

Kepala Desa Sumbersari Isnanto menyampaikan bahwa masyarakat Sumbersari merasa senang dengan adanya pabrik pengolahan porang ini. Ia berharap pabrik ini dapat meningkatkan pendapatan warga dan kesejahteraan masyarakat. (*Fin)

Editor : Zainuddin Qodir